RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Disparbudpora Bondowoso Targetkan Pengaktifan Kembali PHRI Tahun Ini

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 10:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bondowoso //Tintapos.com// 11 Mei 2026 – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bondowoso menargetkan keaktifan kembali kepengurusan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di wilayahnya paling lambat pada akhir tahun 2026 ini. Langkah ini diambil mengingat organisasi tersebut telah vakum selama tiga tahun terakhir, sehingga menghambat kelancaran komunikasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan para pelaku usaha perhotelan dan rumah makan.

Kepala Disparbudpora Bondowoso, Gede Budiawan, S.Sos., M.Si mengungkapkan bahwa selama PHRI tidak berfungsi, pemerintah kesulitan menjembatani berbagai kebijakan, terutama yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata hingga urusan perpajakan. Selama ini, koordinasi harus dilakukan secara langsung satu per satu kepada sekitar 20 hotel dan lebih dari 200 usaha rumah makan yang beroperasi di Bondowoso, yang dinilai kurang efektif dan memakan banyak waktu.

“PHRI di Bondowoso sudah vakum selama tiga tahun. Selama masa itu, upaya mengoptimalkan kinerja sektor perhotelan maupun penyelesaian urusan terkait perpajakan masih menemui berbagai kendala di lapangan. Oleh karena itu, kami bertekad agar tahun ini PHRI sudah kembali aktif dan memiliki kepengurusan yang sah,” tegas Gede Budiawan saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (11/5).

Untuk mewujudkan target tersebut, Disparbudpora secara aktif terus melakukan koordinasi intensif dengan Pengurus Daerah PHRI Provinsi Jawa Timur. Hingga saat ini, tanggapan yang diterima sangat positif, bahkan pihak PHRI Jatim telah berkomitmen untuk segera membantu pembentukan kepengurusan di tingkat kabupaten, seiring dengan kebijakan yang menargetkan seluruh wilayah di Jawa Timur telah memiliki PHRI yang berfungsi sepenuhnya.

Baca Juga:  NV MINTA HASILKAN KEADILAN BERDASARKAN HAK NYA, PEMBELI SABU JUMLAH KECIL HARUS DIREHABILITASI - KASUS YANG SAMA DIKELUARKAN

Keberadaan PHRI yang aktif nantinya diharapkan dapat berperan sebagai mitra strategis pemerintah. Organisasi ini akan menjadi wadah penyaluran aspirasi pelaku usaha, sarana sosialisasi kebijakan, serta mitra dalam menyusun dan melaksanakan berbagai program peningkatan mutu pelayanan, pelatihan tenaga kerja, hingga upaya peningkatan kunjungan wisatawan ke Bondowoso yang merupakan bagian dari Kawasan Geopark Dunia Ijen.

“Dengan adanya PHRI yang berjalan kembali, segala hal yang berkaitan dengan kemajuan sektor perhotelan dan rumah makan dapat dibahas secara terpadu. Hal ini pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kualitas layanan wisata sekaligus turut menyumbang peningkatan pendapatan asli daerah,” tambah Gede.

Pihak Disparbudpora menyatakan akan terus mempercepat proses pembentukan kepengurusan hingga pelantaran agar target pengaktifan kembali PHRI Bondowoso pada tahun 2026 ini dapat tercapai sesuai harapan, guna semakin memperkuat fondasi pembangunan pariwisata di daerah tersebut.
(Eko,Tp)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban
UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04

Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25

UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:09

Yayasan GANISA Hadiri Pembinaan Ormas di Kabupaten Bekasi, Perkuat Sinergi Demi Wilayah Kondusif

Berita Terbaru