RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Kembali Pulang Mudik,Tak Sempurna Bila Tidak Membawa Oleh Oleh Khas Jember

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – Jajanan tradisional ini memang sudah lama dikenal sebagai salah satu ikon oleh-oleh dari Jember. Selain itu yang ramai oleh pembeli adalah tape singkong.

Karyawan Toko Oleh-oleh Khas Jember Rasa Madu, Reza mengatakan suwar-suwir memang tidak selalu banyak dicari setiap waktu.

Di setiap toko oleh-oleh di Jember, etalase rak-rak dipenuhi aneka kemasan suwar-suwir. Ada yang dikemas dalam mika kecil, ada pula yang dalam kotak berukuran lebih besar. Warnanya beragam, dari putih, coklat, hingga pink.

Karyawan Toko Oleh-oleh Khas Jember Rasa Madu,Reza, mengatakan suwar-suwir memang tidak selalu banyak dicari setiap waktu.

Namun peminatnya masih cukup stabil, terutama dari pembeli yang memang mencari oleh-oleh khas daerah. “Saat sebelum dan sesudah Lebaran ini pembeli suwar-suwir meningkat. Selain suwar-suwir, juga tape,” terangnya.

Selain momen Lebaran, tambah dia, sebagian pembeli merupakan pendatang yang singgah di Jember, baik untuk urusan pekerjaan maupun sekadar melintas.
Mereka biasanya membeli suwar-suwir sebagai buah tangan untuk keluarga di rumah.

Baca Juga:  KASUS VIRAL: ISTRI SAH (RP) MENDATANGI KANTOR BRI, DESAK PEMBERHENTIAN SECARA TIDAK TERHORMAT KEPADA SAUDARI SENIA (SW) TETAP DAN PENGEMBALIAN SEMUA PEMBERIAN; TERUNGKAP BABAK BARU DAN BUKTI BARU.

“Masih banyak yang cari suwar-suwir.Biasanya untuk oleh-oleh keluarga atau teman,” ujarnya saat ditemui di toko.

Dari sisi harga, suwar-suwir dijual dengan variasi yang cukup terjangkau.Untuk kemasan paling kecil, pembeli cukup merogoh kocek sekitar Rp 13 ribu per mika.

Sementara kemasan yang lebih besar tentu dibanderol dengan harga lebih tinggi.
Selain suwar-suwir, produk lain yang juga cukup sering dicari adalah tape.

Tape tersebut dijual dalam kemasan kotak dan biasanya dibeli oleh pengunjung yang ingin merasakan langsung cita rasa khas Jember.

Menurut Reza, tape juga memiliki pelanggan tersendiri.

“Kalau tape biasanya Rp 19 ribu per kotak. Lumayan juga yang beli,” katanya.

Bagi sebagian orang, keduanya bukan sekadar makanan ringan, tetapi juga mengingatkan akan identitas kuliner khas Jember. Ia menambahkan, keberadaan dua produk tersebut masih menjadi daya tarik utama toko oleh-oleh khas Jember.

Meski tren camilan terus berubah, suwar-suwir dan tape tetap memiliki tempat di hati penikmat kuliner tradisional. (DO’A)

Berita Terkait

WALHI NTT Desak Transparansi Pembangunan Vila dan Galangan Kapal di Wairterang yang Berpotensi Mengancam Ekosistem dan Warga Pesisir*
KISAH PILU DI KOTA BIMA: ANAK DITOLAK AYAHNYA YANG BERSTATUS PNS, SOSOK IBU AKAN MENANTANG TES DNA
KASUS VIRAL: ISTRI SAH (RP) MENDATANGI KANTOR BRI, DESAK PEMBERHENTIAN SECARA TIDAK TERHORMAT KEPADA SAUDARI SENIA (SW) TETAP DAN PENGEMBALIAN SEMUA PEMBERIAN; TERUNGKAP BABAK BARU DAN BUKTI BARU.
KASUS VIRAL: PEGAWAI BRI LAPORKAN ARI SUSANTI ATAS PENCEMARAN NAMA BAIK, ISTRI AKUI PERINTAHKAN UNGGAHAN, TUJUAN BEJAT PUTARBALIKKAN FAKTA
Dari Hutan dan sawah hingga puncak harapan
Rajai Klasemen, PSP Padang Bungkam PSPP Padang Panjang 3-2
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:03

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:31

Saat Audensi,Dinas Dikpora Bima Dituduh Hindari Tanggung Jawab: Berlindung di Balik Aturan yang Belum Sah untuk Program Revitalisasi Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 23:02

Sengketa Bantuan Pendidikan SMPN 8 Lambu TA 2026: Dinas Dikbudpora Bima Tegaskan Prosedur, BAPEKA-NTB Sorot Potensi Penyimpangan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:40

Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:38

Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:18

Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:17

Residivis Curanmor Ditangkap, Polda Sumsel Bongkar Penipuan Digital Berkedok Bhayangkara Run 2026

Berita Terbaru

Berita

Sabtu, 18 Jul 2026 - 16:57