RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Latihan Negosiator dan Pasukan Dalmas Polres Banyuasin, Siap Hadapi Aksi Massa dan Antisipasi Demo Hari Buruh

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 06:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin //TintaPos.Com// – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya aksi unjuk rasa, Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Banyuasin menggelar latihan intensif bagi Tim Negosiator serta Pasukan Dalmas Awal dan Dalmas Lanjut. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Banyuasin pada Senin (27/4/2026) ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta AKP Sugeng Sarwan, S.H.

Latihan yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini melibatkan 40 personel terbaik sesuai dengan Surat Perintah Kapolres Banyuasin Nomor: Sprin / 424 / IV / PAM. 3.3./ 2026. Para personel tidak hanya dibekali keterampilan teknis pengendalian massa, tetapi juga strategi negosiasi yang mumpuni.

Dalam latihan tersebut, tiga pemberi materi utama hadir, yakni Kasat Samapta AKP Sugeng Sarwan, S.H., KBO Samapta Iptu Faisol, dan Aiptu Adi Hartoni, S.H. Mereka memberikan pembekalan mendalam berdasarkan regulasi terbaru, termasuk Perkap No. 16 Tahun 2006, Perkap No. 2 Tahun 2019 tentang pengendalian massa, serta Perkap No. 4 Tahun 2025 tentang pedoman penanganan aksi penyerangan terhadap Polri.

Para peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik pengecekan peragaan Kompi Dalmas, perlengkapan alat dalmas, senjata laras licin, hingga alat pelontar. Salah satu poin penting yang dilatihkan adalah pembagian peran tim, mulai dari Dalmas Awal, Dalmas Lanjut, tim pembawa mobil double cabin, tim negosiator, hingga tim pembawa AWC (Armored Water Cannon).

Kasat Samapta memberikan arahan kepada seluruh personel mengenai tiga kondisi kritis di lapangan. Kondisi Hijau (situasi aman dan terkendali), Kondisi Kuning (potensi eskalasi kericuhan), hingga Kondisi Merah (anarkisme massal). Para personel juga dilatih kapan waktu yang tepat untuk bergeser masuk maupun keluar dari barisan, serta taktik tetap waspada dan menjaga kekompakan tim.

Baca Juga:  MTs Darul Falah Lubuak Tarok Cetak Generasi Emas, Gelar Syukuran Kelas IX Tahun 2026

“Latihan ini memberikan gambaran nyata kepada personel tentang prosedur operasi standar (SOP) saat menghadapi unjuk rasa. Setiap anggota harus tahu tugas pokoknya masing-masing, baik itu negosiator, dalmas awal, maupun dalmas lanjut. Mental juga kita asah, terutama jika terjadi ceos (kondisi darurat) di lapangan,” ujar Kasat Samapta AKP Sugeng Sarwan
Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada 1 Mei, latihan ini juga menjadi bagian dari strategi antisipasi dini. Kapolres Banyuasin melalui Kasat Samapta menghimbau kepada seluruh anggota Dalmas untuk selalu siaga dan meningkatkan kewaspadaan.

“Kami siap mengantisipasi potensi aksi massa saat May Day nanti. Latihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis dan strategi personel dalam menghadapi berbagai situasi kerumunan. Yang terpenting, kami ingin memastikan bahwa setiap anggota mampu melindungi diri sendiri, rekan satu tim, serta masyarakat dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” tegas Kasat Samapta AKP Sugeng.

Dengan latihan yang berlangsung khidmat dan penuh disiplin ini, diharapkan Pasukan Dalmas dan Tim Negosiator Polres Banyuasin mampu melaksanakan tugas pengamanan unjuk rasa secara profesional, meminimalisir gesekan, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru