PRESIDEN JA-NTB LSKHP Desak Kapolda NTB Pastikan Keamanan Kondusif Jelang Idul Fitri 1447 H, Soroti Kerawanan di Bima

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusa Tenggara Barat //TintaPos.Com// – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Presiden Jaringan Aktivis Nusa Tenggara Barat (JA-NTB) dari Lembaga Studi Kasus Hukum Pidana (LSKHP) mendesak Kapolda NTB untuk memastikan stabilitas keamanan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat tetap terjaga.

Desakan ini disampaikan menyusul meningkatnya potensi gangguan keamanan yang kerap terjadi menjelang Lebaran, mulai dari perkelahian, bentrokan antar kelompok, hingga konflik sosial yang berpotensi meluas jika tidak ditangani secara cepat dan terukur.

“Kapolda NTB harus hadir dengan langkah konkret, tidak sekadar imbauan. Stabilitas keamanan menjelang Idul Fitri adalah harga mati,” tegasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/3/2026).

HAMDIN secara khusus menyoroti wilayah Kota dan Kabupaten Bima sebagai daerah dengan tingkat kerawanan yang relatif tinggi. Dinamika sosial di wilayah tersebut dinilai memerlukan perhatian serius dan penanganan yang lebih intensif dari aparat kepolisian.

Menurutnya, pola penanganan konvensional tidak lagi cukup. Diperlukan strategi pengamanan yang lebih progresif, termasuk peningkatan patroli terpadu, deteksi dini berbasis intelijen, serta pendekatan persuasif yang melibatkan tokoh masyarakat dan pemuda setempat.

Baca Juga:  Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi

“Bima tidak boleh dibiarkan menjadi titik rawan setiap tahun. Kapolda NTB harus mampu menstabilkan sistem koneksi keamanan secara menyeluruh, dari tingkat provinsi hingga desa,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat sipil dalam menjaga kondusivitas wilayah. Tanpa koordinasi yang kuat, potensi konflik dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri.

HAMDIN mengingatkan bahwa rasa aman merupakan hak dasar masyarakat yang harus dijamin negara, terutama pada momentum keagamaan yang sakral seperti Idul Fitri.

“Negara tidak boleh kalah oleh potensi konflik. Aparat harus memastikan masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan aman, damai, dan bermartabat,” katanya.

Dengan demikian, Hamdin meminta Kapolda NTB untuk segera mengambil langkah strategis dan terukur guna memastikan seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat tetap kondusif dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Berita Terkait

Polsek Kuantan Tengah Dukung Ketahanan Pangan melalui Penanaman Jagung di Muaro Sentajo
Cegah Karhutla, Tim Gabungan Polres Banyuasin Gelar Patroli dan Edukasi Masyarakat di Banyuasin I
Polsek Kuantan Tengah Tindak Lanjuti Informasi PETI, Tiga Rakit Ditemukan Tak Beroperasi
Tim Raga Polres Kuansing Intensifkan Patroli Malam Jaga Kamtibmas
MUKLISIN APRESIASI PENGABDIAN HERRY HERYAWAN: KEBAIKANNYA MEMBEKAS DI KUANSING
Polsek Kuantan Mudik Cek Tanaman Jagung di Pebaun Hulu, Dukung Swasembada Pangan
Kuansing Bersholawat, Doa dan Sholawat Menggema Sambut HUT ke-27 Kuansing
Panglima Besar Hulubalang LAMR Hadiri Pelepasan Komjen Herry Heryawan, Apresiasi Pelestarian Budaya Melayu dan Green Policing
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:30

BAPEKA-NTB LANGKAH GANDA: AJUKAN EKSEKUSI KE KEJAKSAAN TINGGI YOGYAKARTA DAN LAPORKAN KELALAIAN TUGAS KE MAHKAMAH AGUNG TERKAIT ASET NEGARA DI KOTA BIMA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:34

SDN 2 TOLOWATA KABUPATEN BIMA — BAPEKA NTB SERAHKAN PERNYATAAN TERTULIS KE KEJAKSAAN NEGERI BIMA LANDASAN ATURAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN UNDANG-UNDANG  

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:42

UCAPAN HARI KESAKTIAN PANCASILA DARI KETUA DIVISI 3 GNP TIPIKOR NTB: TEGUH BERPEGGANG BERSATU BERJUANG

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:26

BPJS Keluarkan Rp100 Triliun Lebih untuk Penanganan Penyakit Jantung Sepanjang 2015–2025

Selasa, 29 September 2026 - 03:03

PELANGGARAN DI TK NEGERI SIMPASAI LAMBU: KEPALA SEKOLAH TIDAK MEMENUHI SYARAT, ASET DIALIHKAN TANPA PROSEDUR SAH DAN PROYEK RP 1,3 MILIAR TIDAK SESUAI SPESIFIKASI

Kamis, 10 September 2026 - 05:00

 DI TENGAH SOROTAN KASUS JENK FITRI DAN WALDAN: SIAPA SEBENARNYA HJ. MAHDALENA? SOSOK TELADAN PEREMPUAN DAERAH YANG BERHASIL TEMBUS KE SENAYAN

Rabu, 9 September 2026 - 13:42

PEREDARAN NARKOBA SEMAKIN MARAK DI NTB: PUKAD NTB MINTA KAPOLRI PAGIL DAN PERIKSA POLDA NTB.

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Berita Terbaru