PTBA Luncurkan Reverse Vending Machine, Ubah Sampah Botol Plastik Jadi Rupiah.

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Enim //TintaPos.Com// – 13 Maret 2026 – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) terus memperkuat komitmennya menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan sampah plastik sekali pakai, PTBA mendorong implementasi ekonomi sirkular melalui pemanfaatan teknologi pengelolaan sampah berbasis digital. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui peluncuran Reverse Vending Machine (RVM) dengan kampanye “Sampah Jadi Berkah, Botol Jadi Rupiah”.

General Services Dept. Head PTBA Renny Tri Miranti mengungkapkan, program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan solusi inovatif dalam pengelolaan sampah plastik sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan karyawan dan masyarakat.

“Program RVM bukan sekadar fasilitas pengumpulan sampah, melainkan wujud nyata komitmen PTBA dalam mendukung penilaian Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) serta pelaporan keberlanjutan perusahaan,” jelasnya.

Ia menyebutkan, tersedia 5 unit Reverse Vending Machine yang ditempatkan di area perkantoran tambang dan non-tambang PTBA, kawasan Perumahan Tanah Putih, serta sejumlah fasilitas umum lainnya.

Melalui sistem pemilahan sampah dari sumbernya, PTBA mengajak seluruh pegawai dan masyarakat untuk membentuk perilaku yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Setiap botol plastik yang dimasukkan ke dalam mesin akan tercatat secara digital dan secara otomatis dikonversi menjadi poin sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam menjaga lingkungan.

Untuk menggunakan Reverse Vending Machine, pengguna cukup memastikan botol plastik dalam kondisi kosong, tidak berisi cairan, serta label botol tetap menempel agar proses identifikasi berjalan optimal. Selanjutnya pengguna dapat mendekati mesin, menekan tombol mulai pada layar, kemudian memasukkan botol plastik satu per satu ke dalam lubang penerimaan. Mesin akan secara otomatis melakukan pemindaian dan identifikasi botol. Jika lampu indikator berwarna hijau, berarti botol telah diterima oleh sistem.

Baca Juga:  Dinamika Organisasi TNI AL, Penyegaran Jabatan di KRI Kakap-811 Berjalan Lancar

Setiap botol yang diterima akan langsung dihitung dan diproses oleh mesin yang telah dilengkapi sistem konversi otomatis menjadi poin. Setelah selesai memasukkan botol, pengguna dapat menekan tombol ambil poin dan melakukan pemindaian QR Code pada layar menggunakan akun Plasticpay. Poin yang diperoleh akan secara otomatis masuk ke akun pengguna.

Seluruh botol yang disetorkan melalui RVM akan tercatat dalam sistem sebagai kontribusi nyata terhadap pengurangan sampah plastik. Data tersebut tersimpan secara transparan dan dapat ditelusuri sebagai bagian dari dampak lingkungan yang terukur.

Selanjutnya, plastik yang terkumpul melalui mesin RVM akan diproses secara bertahap melalui sistem daur ulang yang terukur dan bertanggung jawab. Material tersebut akan diolah kembali menjadi bahan baku yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan berbagai produk bernilai guna bagi kebutuhan sehari-hari.

Melalui inisiatif ini, PTBA berharap setiap botol yang ditukarkan dapat membantu mengurangi timbulan sampah plastik di area operasional perusahaan sekaligus membangun budaya peduli lingkungan di masyarakat.

“PTBA mengajak seluruh pegawai dan masyarakat untuk menjadi bagian dari pionir teknologi masa depan dalam pengelolaan sampah yang lebih bersih, tertib, dan berkelanjutan,” pungkas Renny.
(pewarta enjoi)

Berita Terkait

MUKLISIN APRESIASI PENGABDIAN HERRY HERYAWAN: KEBAIKANNYA MEMBEKAS DI KUANSING
Polsek Kuantan Mudik Cek Tanaman Jagung di Pebaun Hulu, Dukung Swasembada Pangan
Kuansing Bersholawat, Doa dan Sholawat Menggema Sambut HUT ke-27 Kuansing
Panglima Besar Hulubalang LAMR Hadiri Pelepasan Komjen Herry Heryawan, Apresiasi Pelestarian Budaya Melayu dan Green Policing
Polsek Cerenti Tindak Lanjuti Laporan Layanan Kepolisian 110 Terkait Aktivitas PETI di Sungai Kuantan
Polres Kuansing Tertibkan 67 Rakit PETI dan 5 Asbuk di 22 TKP Dalam Sepekan
Nurul Angely Juara Bintang Radio Kuansing 2026, Pemkab Apresiasi PAPPRI dan Kominfoss
Warga Kambuhapang Pertanyakan Status Tanah Kampung dan Sawah yang Diklaim Dinas Peternakan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:27

MUKLISIN APRESIASI PENGABDIAN HERRY HERYAWAN: KEBAIKANNYA MEMBEKAS DI KUANSING

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:27

Polsek Kuantan Mudik Cek Tanaman Jagung di Pebaun Hulu, Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:34

Kuansing Bersholawat, Doa dan Sholawat Menggema Sambut HUT ke-27 Kuansing

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:52

Polsek Cerenti Tindak Lanjuti Laporan Layanan Kepolisian 110 Terkait Aktivitas PETI di Sungai Kuantan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:41

Polres Kuansing Tertibkan 67 Rakit PETI dan 5 Asbuk di 22 TKP Dalam Sepekan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:18

Nurul Angely Juara Bintang Radio Kuansing 2026, Pemkab Apresiasi PAPPRI dan Kominfoss

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:12

Warga Kambuhapang Pertanyakan Status Tanah Kampung dan Sawah yang Diklaim Dinas Peternakan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:52

Wakil Ketua Yayasan hadiri Santri Saat Subuh, Perkuat Pembinaan Ibadah dan Akademik di PMT Hamka Padang

Berita Terbaru