RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Pupuk Subsidi Langka di Pasaman, Dugaan Penyaluran ke Luar Daerah Jadi Sorotan

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman //TintaPos.Com// — Kelangkaan pupuk subsidi di wilayah Pasaman kian menjadi perhatian publik(02/05/2026).

Di tengah kebutuhan petani yang meningkat, distribusi pupuk justru dilaporkan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Sejumlah temuan di lapangan menunjukkan kondisi stok pupuk subsidi yang kosong di tingkat pengecer.

Namun di sisi lain, muncul dugaan adanya aktivitas distribusi pupuk yang dialihkan ke luar daerah.

Dugaan ini diperkuat dengan indikasi pergerakan distribusi yang tidak sesuai dengan alokasi wilayah.

Situasi tersebut menimbulkan pertanyaan besar terkait efektivitas sistem pengawasan dan penyaluran pupuk bersubsidi.

Akibat kelangkaan ini, petani menjadi pihak yang paling terdampak. Selain kesulitan mendapatkan pupuk, mereka juga terpaksa membeli pupuk non-subsidi dengan harga yang lebih tinggi, yang berpotensi menekan produktivitas pertanian.

Baca Juga:  Posyandu ILP Tolitoli Dorong Lansia Rutin Periksa Kesehatan

Di sisi lain, transparansi dalam distribusi pupuk subsidi dinilai masih minim. Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi yang komprehensif dari pihak terkait mengenai penyebab utama kelangkaan tersebut.

Publik pun mendesak agar dilakukan investigasi menyeluruh guna memastikan tidak adanya penyimpangan dalam rantai distribusi pupuk subsidi.

Pengawasan yang ketat dan keterbukaan informasi dianggap menjadi kunci untuk menjaga keadilan bagi para petani.(*Ziqro)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru