Satgas MBG Jember Ancam Coret Dapur SPPG yang Pangkas Anggaran

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember, //Tintapos.com// -Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jember mengancam akan mencoret dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti memangkas anggaran program MBG. Pengawasan ketat dilakukan menyusul temuan sejumlah dapur yang diduga tidak menjalankan ketentuan anggaran per porsi.
Anggota Satgas MBG Jember, Ahmad Hoirozi, mengatakan hasil pertemuan dengan sejumlah SPPG dan mitra dapur di Pendopo Wahyawibawagraha menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tidak memberi toleransi terhadap pelanggaran. Pihak Satgas meminta anggaran Rp10 ribu dan Rp8 ribu per porsi tidak dikurangi dalam kondisi apa pun.

“Bupati tegas, tidak boleh ada pengurangan anggaran. Kalau melanggar, akan direkomendasikan cabut izinnya ke BGN,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Ia menegaskan, kepala daerah memiliki kewenangan mencoret dapur yang tidak patuh. Satgas bersama DPRD siap memberikan rekomendasi apabila peringatan tidak diindahkan.

“Kalau sudah SP1, SP2, SP3 tetap membandel, ya dicoret. Kami tidak segan,” tegasnya.

Dari 15 dapur yang dikunjungi Satgas, ditemukan empat hingga lima dapur bermasalah. Meski jumlahnya belum mencapai separuh, kondisi tersebut dinilai cukup mengkhawatirkan. Hoirozi menyebut persoalan kerap dipicu mitra berbasis bisnis yang merasa tidak puas dengan nilai Rp6 juta per hari. Akibatnya, anggaran makan disebut-sebut dikurangi sehingga berdampak langsung pada kualitas menu yang diterima siswa.

Baca Juga:  Konvoi Motor Terbakar Di Hayam Wuruk

“Kalau mitranya baik, SPPG-nya juga bagus. Tapi kalau mitranya bermain, yang dirugikan anak-anak,” ujarnya.

Pihak Satgas juga menyoroti menu selama Ramadan. Satgas menilai menu kering yang diberikan semakin berkurang dari nominal yang telah ditetapkan.

“Sekarang puasa, menu kering sangat berkurang. Secara nominal jelas tidak sesuai,” katanya.

Dalam inspeksi mendadak yang dilakukan, Satgas juga menemukan dapur yang tidak menyajikan menu sampling selama dua kali 24 jam sebagaimana ketentuan wajib. Hal tersebut memunculkan dugaan pelanggaran prosedur. Hoirozi menegaskan anggaran tidak boleh digeser ke hari berikutnya. Setiap hari sudah memiliki pagu dan siklus menu 14 hari yang harus dipatuhi.

“Tidak boleh hari ini Rp9 ribu lalu besok digenapkan. Per hari sudah ada anggarannya,” tegasnya.

Terkait dapur yang mendapat suspend di wilayah Purwo dan Ambulu, sanksi masih bersifat sementara. Namun, Satgas memastikan izin dapat dicabut permanen apabila pelanggaran kembali terjadi.

Satgas MBG Jember menegaskan komitmennya menjaga kualitas program agar tujuan utama pemenuhan gizi bagi anak-anak tetap tercapai sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.
(Nur/Tintapos)

Berita Terkait

Polsek Cerenti Tindak Lanjuti Laporan Layanan Kepolisian 110 Terkait Aktivitas PETI di Sungai Kuantan
Polres Kuansing Tertibkan 67 Rakit PETI dan 5 Asbuk di 22 TKP Dalam Sepekan
Nurul Angely Juara Bintang Radio Kuansing 2026, Pemkab Apresiasi PAPPRI dan Kominfoss
Warga Kambuhapang Pertanyakan Status Tanah Kampung dan Sawah yang Diklaim Dinas Peternakan
Wakil Ketua Yayasan hadiri Santri Saat Subuh, Perkuat Pembinaan Ibadah dan Akademik di PMT Hamka Padang
Acara Kenal Pamit Polda Sumsel Jadi Momentum Penguatan Integritas dan Pengabdian Bersama Masyarakat
Kapolda Sumsel Instruksikan Pejabat Baru Langsung Bekerja Kawal Agenda Nasional dan Kamtibmas
PMT Prof. Dr. Hamka Padang Perkuat Nilai Kepedulian, Zulkifli Aziz Jenguk Wakil Asrama Putri yang Sakit
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:11

MENUAI PROTES, PENERAPAN PARKIR DIGITAL RSUD KOTA BIMA DIDUGA CACAT PROSEDUR DAN TAK TERENCANA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:49

 BANGUN RUMAH BANGUN HARAPAN — BAZNAS NTB BERSAMA BAZNAS KOTA BIMA BINA CALON PENERIMA RUMAH LAYAK HUNI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:35

SIARAN PERS  BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:37

MEDAN BATU LEBIH BERAT, UPAH CUMA Rp15 RIBU PER METER — SAMA AJA HISAB KERINGAT RAKYAT, BAPEKA-NTB SOROT KETIMPANGAN PROYEK SPAM RITE

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:57

KETUA KOMISI I DPRD KOTA BIMA HADIRI HUT KE-81 TNI: PERKUAT SINERGI, JAGA KEDAULATAN DAN KETENANGAN DAERAH

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:49

Hadiri Parade HUT ke-81 TNI, Kapolda Sumsel Tekankan Soliditas TNI-Polri

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:23

REAKSI KERAS KORWIL KSBSI NTB / KETUA DPC FSBSI BIMA ATAS PUTUSAN MA LALU: SOMASI PONPES IMAM SAFI’I KOTA BIMA DAN SERET OKNUM PNS PELANGGARAN BERAT KE BKN, KEMENDAGRI, DAN POLDA NTB

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:32

Ketua Umum DPP GMR Soroti Gangguan Jaringan Dukcapil Kabupaten Bima, Sudah Tiga Hari Masyarakat Menanti Kepastian Pelayanan

Berita Terbaru