Banyuwangi, //Tintapos// – Ratusan warga Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Pada H-14 Lebaran, ratusan pemudik memadati Pelabuhan Tanjung Wangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (6/3/2026).
Para pemudik memanfaatkan layanan kapal perintis milik PT Pelni yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Wangi menuju sejumlah wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep. Dua kapal yang melayani pelayaran tersebut adalah KM Sabuk Nusantara 91 dan KM Sabuk Nusantara 92.
Kedua kapal melayani rute menuju beberapa pulau di wilayah Sumenep, di antaranya Pulau Sapeken, Pagerungan Besar, Kangean, Sapudi, Kalianget, hingga Pulau Masalembu. Jalur ini menjadi akses penting bagi masyarakat kepulauan yang hendak pulang kampung untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.
Salah satu pemudik, Rani, mengaku sengaja berangkat lebih awal karena jadwal kapal menuju wilayah kepulauan tidak terlalu sering tersedia.
“Kalau mudik mendekati Lebaran biasanya tiket cepat habis. Apalagi jadwal kapal ke sana jarang. Kalau cuaca buruk juga bisa ditunda, jadi saya pilih berangkat lebih awal,” ujarnya saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Wangi.
Selain keterbatasan jadwal pelayaran, kondisi cuaca juga menjadi pertimbangan pemudik. Pelayaran menuju wilayah kepulauan di Sumenep sangat bergantung pada kondisi laut. Jika cuaca buruk, keberangkatan kapal bisa ditunda demi keselamatan penumpang.
Kepala Terminal Point Pelni Banyuwangi Muhammad Bafani Akbar mengatakan pada keberangkatan kali ini tercatat sebanyak 436 penumpang.
“Untuk keberangkatan hari ini tercatat sebanyak 436 penumpang dari total kapasitas yang diizinkan sebanyak 498 penumpang,” kata Bafani.
Ia menambahkan dua kapal perintis yang melayani rute tersebut telah menjalani proses docking pada Februari 2026. Setelah pemeriksaan, kapal dinyatakan memenuhi syarat keselamatan dan layak laut oleh Kantor Kesyahbandaran Utama Surabaya.
“KM Sabuk Nusantara ini sudah menjalani docking pada Februari 2026 dan telah dinyatakan memenuhi persyaratan serta laik laut oleh Kantor Kesyahbandaran Utama Surabaya,” ujarnya.
Menurut Bafani, layanan kapal perintis dari Banyuwangi menuju wilayah kepulauan Sumenep sangat penting bagi masyarakat, terutama menjelang musim mudik Lebaran.
Ia juga menyebut jadwal keberangkatan kapal berikutnya dari Pelabuhan Tanjung Wangi menuju wilayah kepulauan Sumenep dijadwalkan pada 16, 17, dan 19 Maret 2026.
Sementara itu, untuk arus balik Lebaran direncanakan berlangsung pada 26, 29, dan 30 Maret 2026.
Pihak Pelni dan pengelola pelabuhan mengimbau calon penumpang datang lebih awal serta memastikan tiket keberangkatan telah dipesan untuk menghindari kepadatan menjelang Lebaran.(Tim/Tp)






















