Kapolda Sumsel Soroti 17 Laka Lantas di Hari Keempat Mudik, Truk Sumbu Tiga Diminta Patuhi Aturan

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 15:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG //TintaPos.Com// — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menyoroti data kecelakaan lalu lintas pada hari keempat pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 yang mencatat 17 kejadian kecelakaan di berbagai jalur mudik Sumatera Selatan.

Berdasarkan laporan harian yang dirilis jajaran Polda Sumatera Selatan pada Senin (16/3/2026), kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, tujuh orang luka berat, dan 18 orang luka ringan, dengan total kerugian material mencapai sekitar Rp579.500.000.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa data tersebut menjadi perhatian serius seluruh jajaran kepolisian yang terlibat dalam pengamanan arus mudik Lebaran.

“Setiap kejadian kecelakaan harus menjadi bahan evaluasi bersama. Saya meminta seluruh Kapolres dan satgas meningkatkan patroli di jalur rawan kecelakaan serta memastikan pengamanan jalur mudik berjalan maksimal,” tegas Kapolda Sumsel.

Selain peningkatan patroli, Kapolda juga memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan kendaraan besar bersumbu tiga atau lebih yang berpotensi mengganggu kelancaran arus mudik di jalur utama Sumatera Selatan.

Menurut Kapolda, kendaraan angkutan barang berskala besar harus mematuhi kebijakan pembatasan operasional yang telah ditetapkan selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Kendaraan besar seperti truk bersumbu tiga harus mematuhi aturan pembatasan operasional yang berlaku. Kebijakan ini bertujuan menjaga keselamatan pemudik serta mencegah kemacetan dan kecelakaan di jalur utama,” ujar Kapolda.

Operasi Ketupat Musi 2026 yang dilaksanakan oleh Polda Sumatera Selatan merupakan bagian dari operasi kepolisian terpusat dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H.

Dalam laporan harian tersebut, seluruh satuan tugas operasi tercatat telah menjalankan 822 kegiatan melalui sistem Early Warning System (EWS) serta 2.972 kegiatan preemtif dan preventif di lapangan.

Baca Juga:  Kapolresta Banyuwangi Perkuat Sinergitas TNI–Polri, Silaturahmi ke Kodim 0825 Banyuwangi

Kegiatan tersebut meliputi patroli lalu lintas, pengaturan arus kendaraan, pengamanan simpul transportasi, hingga edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.

Selain itu, data transportasi juga menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan pada hari keempat operasi.

Tercatat 5.064 penumpang melalui terminal, 4.360 penumpang melalui stasiun kereta api, 37.334 penumpang melalui jalur penyeberangan, serta 24.717 penumpang melalui bandara di wilayah Sumatera Selatan.

Sementara itu, lima ruas jalan tol di Sumatera Selatan juga mencatat pergerakan kendaraan yang cukup tinggi selama periode arus mudik.

Melihat kondisi tersebut, Kapolda Sumsel mengimbau seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara.

“Pastikan kondisi tubuh pengemudi dalam keadaan prima, kendaraan laik jalan, serta jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah. Manfaatkan rest area apabila membutuhkan istirahat,” ujar Kapolda.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa keterbukaan data harian merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam menjalankan Operasi Ketupat Musi 2026 secara transparan dan akuntabel.

“Polda Sumsel menyampaikan data operasi secara terbuka sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengamanan pada hari-hari berikutnya,” ujarnya.

Polda Sumsel menegaskan bahwa pengamanan jalur mudik akan terus diperkuat melalui patroli intensif, pengawasan kendaraan besar, serta koordinasi lintas instansi hingga berakhirnya Operasi Ketupat Musi 2026.

(Jon TP)

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga, Kapolsek Kuantan Hilir Gelar Kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat
DUA TERDUGA PENGANIAYAAN DI PASAR TENTE, DISERAHKAN KELUARGA KE POLRES BIMA
Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Bidhumas Polda Sumsel Perkuat Kepedulian Sosial
Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda Sumsel Gelar Minggu Kasih di Gereja Immanuel
Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan
GRIB-JAYA KOTA BIMA RESMI LAPORKAN DIREKTUR RSUD KOTA BIMA KE POLRES KOTA BIMA — UNIT TIPIKOR
Cegah Karhutla, Tim Gabungan Polres Banyuasin Gelar Patroli dan Edukasi Masyarakat di Banyuasin I
WARUNG DI LINGKUNGAN RSUD KOTA BIMA DIBOBOL PENCURI, RUGI HINGGA Rp7,75 JUTA
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:27

DIDUGA PEMOTONGAN DANA P3-TGAI 2026 DI BIMA-DOMPU, LP2SDA SIAP LAPORKAN KE KEJAKSAAN AGUNG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:31

Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:50

BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:29

BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:53

Aroma Korupsi Pengadaan Genset Rp.4,8 Miliar RSUD Kota bima: Aktifis Laporkan ke Kejari Bima.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:24

SKANDAL RSUD KOTA BIMA: Pengadaan Genset 4,8 Miliar Diduga “MARK’ UP” Dan Libatkan Perusahaan cangkang.!!

Berita Terbaru