KOTA BIMA-//Tintapos.com//-RABU, 23 SEPTEMBER 2026
Rangkaian menyambut HUT ke-81 TNI tahun 2026 diwarnai dengan langkah nyata menjaga bumi. Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, S.H., turut hadir dan mengikuti penanaman 10.000 pohon secara serentak se-Nusa Tenggara Barat, bertempat di lingkungan Asrama Kodim 1608/Bima, Kecamatan Raba, Rabu 23 September 2026.
Kegiatan yang digelar dalam rangka Bakti Persada sekaligus memperingati 34 tahun pengabdian ini dihadiri Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, S.H., Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S.Ikom., M.Sc., Kapolres Bima Kota, jajaran Forkopimda, Kepala Rutan Kelas IIB Raba Bima, Wadanyon C Pelopor Satbrimob Polda NTB, kepala OPD, Camat, Lurah serta pimpinan instansi vertikal.
Kehadiran Ketua DPRD menjadi bukti dukungan lembaga legislatif terhadap gerakan penghijauan yang mengusung semangat menjaga kelestarian lingkungan. Penanaman pohon dinilai sejalan dengan kebutuhan memperluas ruang terbuka hijau serta menciptakan Kota Bima yang sehat, asri dan nyaman ditinggali.
Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, S.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI khususnya Korem 162/WB yang telah menginisiasi kegiatan besar ini secara serentak di seluruh NTB. Ia menegaskan, nilai penanaman ini bukan pada seremoni, melainkan manfaat jangka panjang yang akan dirasakan anak cucu.
Mungkin hari ini kita menanam dan belum merasakan manfaatnya, tetapi anak cucu kitalah yang akan menikmati rindangnya pepohonan yang kita tanam hari ini, ujar Feri.
Ia menambahkan kondisi cuaca yang kian memanas mendorong Kota Bima untuk terus memperbanyak ruang terbuka hijau. Langkah ini sejalan dengan program Kota Bima BISA yang mengusung visi Bersih, Indah, Sehat dan Asri. Feri juga mengingatkan agar kegiatan tidak berhenti saat pohon tertanam, melainkan diikuti perawatan sungguh-sungguh hingga tumbuh besar dan bermanfaat.
Kita harus menumbuhkan budaya tanam, rawat dan jaga lingkungan. Jadikan ini tradisi yang kita wariskan kepada generasi mendatang, tegasnya. Feri pun mengajak seluruh lapisan masyarakat berperan aktif, sebab menjaga lingkungan bukan tugas pemerintah atau aparat saja, melainkan tanggung jawab kita semua.
Senada dengan itu, Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, S.H., memandang penanaman pohon sebagai investasi lingkungan yang tak ternilai harganya. Ia menekankan bahwa menanam hanyalah awal, menjaga dan merawatnya adalah kewajiban yang jauh lebih penting.
Penanaman ini bukan sekadar seremonial. Apa yang kita tanam hari ini adalah warisan bagi masa depan. Semakin kita merawatnya, semakin besar manfaat yang akan diterima oleh mereka yang datang setelah kita, ucap Syamsurih.
Ia juga mengapresiasi inisiatif TNI yang telah menggerakkan kepedulian lingkungan secara masif. Syamsurih menegaskan persoalan lingkungan memerlukan kolaborasi menyeluruh antara DPRD, pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait dan seluruh elemen masyarakat. Semangat ini harus terus dijaga agar gerakan penghijauan di Kota Bima tak berhenti di satu hari saja, melainkan berjalan terus-menerus.
Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon secara bersama-sama, menjadi simbol tekad bersatu untuk mewujudkan Kota Bima yang lebih hijau, sejuk, lestari dan penuh harapan bagi masa depan.
Red.
(Adim-Kaperwil-NTB)



















