Buat Petani Mandiri, PemDes Teberau Panjang Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Organik

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 22:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing //TintaPos.Com// – Berupaya menyelaraskan kegiatan dengan program pemerintah pusat dalam menggalakan pertanian organik, PemDes Teberau Panjang Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi melakukan pelatihan pembuatan pupuk kompos untuk masyarakat, Jum’at 12/12/2025.

Acara di hadiri Camat Gunung Toar, kasi PMD, korwil BPP, Kepala desa serta perangkat, Ketua BPD serta Anggota, Babinsa, bhabinkamtibmas, Pendamping Desa dan Masyarakat.

Dalam kesempatan itu camat Gunung Toar memberikan Apresiasi kepada pemerintahan desa dengan ada nya kegiatan pelatihan pembuatan pupuk kompos ini, pemerintahan desa telah ikut mensukseskan program nasional,”

Lanjut camat “tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan petani dalam meningkatkan hasil pertanian melalui pemanfaatan pupuk organik sehingga mampu meningkatkan pendapatan para petani menjadi lebih baik. “Selama ini petani masih menggunakan pupuk kimia dalam budidaya tanaman, selain mahal juga tidak ramah lingungan, sementara limbah tanaman seperti jerami, sekam padi, rumput-rumputan dan kotoran ternak cukup banyak tersedia namun tidak dimanfaatkan. Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan bahan-bahan atau limbah yang selama ini terbuang percuma untuk menjadi pupuk organik, sehingga petani tidak perlu lagi membeli pupuk kimia,” katanya.

Baca Juga:  PERKEMBANGAN LAPORAN BAPEKA-NTB: ASISTEN 3 KIRIM SURAT KE BPBJ, TUNGGU BALASAN — BAPEKA-NTB TEGAS: HARUS PANGGIL DAN PERIKSA KEPALA BPBJ

Dikesempatan yang sama Korwil BPP mengatakan “untuk di desa kita banyak bahan baku yang belum mampu kita kelola agar dapat bermanfaat, maka dari itu mari kita sama sama saling belajar menggunakan apa yang bisa dimanfaatkan terutama untuk pembuatan pupuk kompos yang bisa dari kotoran ternak serta sisa pertanian, ” Tuturnya

Lanjut dia Luas lahan pertanian sawah yang sangat luas ±145 ha sehingga bisa di manfaatkan untuk kompos.

Terkahir Kepala Desa Teberau Panjang Hendri menyampaikan “pemerintah Desa insyaallah akan selalu mendorong dan mengajak para kawula untuk sama-sama aktif dan bersinergi didalam mendukung program desa salah satunya bidang ketahanan pangan,”

Desa memberi mesin pencacah pembuatan pupuk kompos kepada BumDes. Dan bumdes membuka unit usaha baru nanti nya yaitu , unit usaha perdagangan pupuk kompos.

Semoga Apa yang dipelajari hari ini menyentuh langsung kebutuhan petani pada umumnya, karena dipraktikkan dengan cara yang mudah serta memiliki manfaat yang tinggi dalam mengurangi biaya produksi pertanian,
Dengan adanya pelatihan pembuatan pupuk kompos bisa meningkatkan SDM masyarakat kita yaitu prilaku, sikap dan keterampilan petani.” tutupnya

Berita Terkait

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah
Kejanggalan Proyek di Matakando: Lokasi Berubah, Lurah Tak Tahu, Kabid PUPR: “Sudah Usulan Warga”
DIDUGA PEMOTONGAN DANA P3-TGAI 2026 DI BIMA-DOMPU, LP2SDA SIAP LAPORKAN KE KEJAKSAAN AGUNG
Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik
WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN
BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK
BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT
Aroma Korupsi Pengadaan Genset Rp.4,8 Miliar RSUD Kota bima: Aktifis Laporkan ke Kejari Bima.
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:27

DIDUGA PEMOTONGAN DANA P3-TGAI 2026 DI BIMA-DOMPU, LP2SDA SIAP LAPORKAN KE KEJAKSAAN AGUNG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:31

Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:50

BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:29

BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:53

Aroma Korupsi Pengadaan Genset Rp.4,8 Miliar RSUD Kota bima: Aktifis Laporkan ke Kejari Bima.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:24

SKANDAL RSUD KOTA BIMA: Pengadaan Genset 4,8 Miliar Diduga “MARK’ UP” Dan Libatkan Perusahaan cangkang.!!

Berita Terbaru