Drs. H.M. As’adi al-Ma’ruf S.H., saat akan mengikuti acara “Fit and Proper Test” Calon anggota Hakim Ad Hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), di Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, 18 Juni 2004. [Foto: TEMPO]
BANYUMAS //TintaPos.Com// – Amir Majelis Qadha (MQ) Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Dr. H. Muhammad As’adi Al Ma’ruf, S.H., M.H., M.Si., sosok pengabdi keadilan dan persatuan umat yang teguh dalam memegang prinsip telah berpulang ke rahmatullah pada Kamis 14 Mei 2026 sekitar pukul 01.40 WIB setelah hampir satu bulan menjalani perawatan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Banyumas, Jawa Tengah.
Jenazah almarhum dimakamkan Kamis pukul 10.00 WIB di pemakaman Kauman (Dewa Kusuma) Sokaraja Tengah, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Sebelumnya jenazah dishalatkan di rumah duka. Salah satu staf Majelis Qadha, ustadz Arif Hizbullah, Lc., M.A., bertindak sebagai imam shalat jenazah sekaligus memberikan tausiyah di pemakaman.
“Jenazah almarhum dishalatkan di rumah dan dimakamkan di pemakaman setempat (Kauman) pukul 10.00 WIB,” kata Rahman, Ketua UAR Korwil Banyumas Raya yang turut melayat ke rumah duka bersama rekan-rekan relawan lainnya.
Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah) K.H. Drs. Yakhsyallah Mansur, M.A., setelah mendapat kabar duka dari keluarga almarhum, Kamis pukul 07.00 WIB bersama dua rombongan mobil langsung meluncur ke rumah duka. Beliau turut menyampaikan belasungkawa dan merasa kehilangan salah satu bithonahnya di bidang peradilan.
“Imaamul Muslimin dan keluarga besar Maktab Aam turut berduka cita atas wafatnya Dr. Muhammad As’adi Al Ma’ruf. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala mengampuni dosanya, menerima semua amal ibadahnya dan menempatkan almarhum di tempat terbaik. Keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran serta kekuatan,” demikian ucapan belasungkawa yang dikirimkan Sekretariat Bersama Jama’ah Muslimin (Hizbullah).
Ucapan duka cita juga datang dari pimpinan Jama’ah Muslimin berbagai wilayah, di antaranya dari pimpinan wilayah Jawa tengah, Jawa Timur, Jabodetabek, Lampung, Jambi, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Tak ketinggalan keluarga besar Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) dan Aqsa Working Group (AWG) turut menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga almarhum Dr. As’adi Al Ma’ruf.
“Semoga Allah subhanahu wa ta’ala mengampuni dosa-dosa, menerima amal ibadah almarhum serta menempatkannya dalam surga-Nya yang penuh keberkahan, aamiin,” tulis pesan singkat pengurus pusat UAR.
Sosok yang pernah menjabat sebagai Penitera Pengadilan Agama Banyumas itu juga dikenal luas sebagai Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tingkat Banding pada Pengadilan Tinggi Semarang. Dalam kariernya di dunia peradilan, almarhum banyak menangani perkara tindak pidana korupsi di wilayah hukum Jawa Tengah dan dikenal sebagai pribadi yang disiplin, berintegritas, serta konsisten menegakkan keadilan.
Selain itu rekan-rekan almarhum As’adi mengenal beliau sebagai sosok pembelajar yang tidak berhenti menuntut ilmu meski telah memasuki masa pensiun. Almarhum menyandang sejumlah gelar pendidikan tinggi, yakni Doktorandus (Drs), Sarjana Hukum (S.H.), Magister Hukum (M.H.), Magister Sains (M.Si.) dan Doktor (Dr).
Setelah purna tugas dari dunia peradilan pada tahun 2020, Dr. H. Muhammad As’adi Al Ma’ruf tetap aktif mengabdikan diri di bidang hukum dan dakwah dalam wadah kesatuan umat Jama’ah Muslimin (Hizbullah). Bahkan sejak tahun 2014, beliau telah dipercaya melanjutkan estafet kepemimpinan bidang hukum dari seniornya, H. Nikun Priyono, S.H., di Majelis Qadha (MQ) hingga akhir hayatnya.
Dalam pengabdiannya, almarhum memadukan keahlian formal di bidang hukum dengan aktivitas syiar Islam serta pelayanan keadilan bagi masyarakat. Kiprahnya di Majelis Qadha Jama’ah Muslimin (Hizbullah) dinilai banyak memberikan kontribusi dalam penyelesaian persoalan hukum, pembinaan umat, serta penguatan persatuan di tengah masyarakat.
Di mata para kolega dan kader Jama’ah Muslimin (Hizbullah), almarhum merupakan figur yang sederhana namun memiliki ketegasan prinsip. Meski telah memasuki masa pensiun, beliau tetap aktif menghadiri berbagai agenda dakwah, pembinaan, dan musyawarah pimpinan sebagai bentuk komitmennya terhadap pelayanan umat.
Kepergian Dr. H. Muhammad As’adi Al Ma’ruf dalam usia 76 tahun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta berbagai elemen umat yang mengenal dedikasi dan pengabdiannya selama ini. Namun jejak perjuangan, integritas, dan keteladanannya di bidang hukum dan dakwah akan terus dikenang oleh banyak pihak. [AM]





















