Proyek Serasuba di sorot Temuan Masalah, Ady Tovan nilai Ketua Komisi III DPRD pasif jalankan Fungsi Pengawasan

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 10:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bima //TintaPos.Com// – 28 April 2026,
Aktifis Kota Bima Ady Tovan menyoroti pelaksanaan proyek Revitalisasi penataan Kawasan Lapangan Serasuba yang disebut menelan anggaran sekitar Rp.4 miliar. Sejumlah temuan di lapangan Duga’an perbedaan antara dokumen perencanaan dan kualitas fisik pekerjaan memunculkan berbagai pertanyaan serius di tengah masyarakat.

Di tengah menguatnya sorotan publik, Ady Tovan Menegaskan bahwa Lapangan Serasuba merupakan salah satu ikon Kota Bima yang memiliki nilai sosial, budaya, dan ekonomi bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami berharap lewat Proyek pembangunan yang menelan Anggaran Miliaran harus di kerjakan benar-benar berkualitas, sesuai perencanaan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Namun, dalam dinamika proyek Serasuba, sejumlah pihak mempertanyakan sejauh mana fungsi pengawasan lembaga Legislatif Terhadap pekerjaan proyek pemerintah dijalankan secara aktif dan terbuka,

khususnya Ketua Komisi III Bapak Syukri Dahlan, S.Sos Dari Duta Partai Demokrat yang membidangi pembangunan, Dinilai turut menjadi perhatian.

Lembaga perwakilan rakyat yang memiliki mandat pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah dinilai belum menunjukkan respons terbuka yang proporsional terhadap berbagai isu teknis yang berkembang di lapangan.

Sejumlah pihak mempertanyakan peran dan fungsi kontrol anggota legislatif dijalankan untuk memastikan kesesuaian pekerjaan proyek dalam dokumen RAB, DED dengan realisasi fisik Pekerjaan di lapangan.

Baca Juga:  PLH Sekda Kuansing Muradi, M.Si Resmi Tutup Pacu Jalur Rayon IV Kecamatan Gunung Toar

Dalam situasi ruang publik dipenuhi dengan kritik terkait kualitas pekerjaan hingga legalitas Aset Pada Obyek Pekerjaan Belanja Modal Proyek dari APBD tahun Anggaran 2025 tersebut, masyarakat menantikan kehadiran klarifikasi dan langkah pengawasan yang lebih aktif dari lembaga legislatif.

Sebagian kalangan menilai, fungsi representasi rakyat seharusnya tidak berhenti pada aspek formal kelembagaan, tetapi juga hadir dalam bentuk nyata fungsi pengawasan segera Melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) turun ke lokasi proyek, cek realisasi hasil fisik, cocokkan dengan laporan kontraktor, serta kualitas pekerjaan.

Hingga saat ini, publik masih menunggu penjelasan resmi dan langkah tindak lanjut dari ketua Komisi 3 DPRD Kota Bima untuk memberikan kejelasan atas berbagai pertanyaan yang berkembang, agar tidak menimbulkan persepsi negatif di ruang publik.

Dalam perkembangan lain, kami juga telah menyampaikan laporan terkait pelaksanaan Proyek Serasuba ini kepada Kejaksaan Negeri Bima untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Ady Tovan berharap agar setiap proses pembangunan yang menggunakan anggaran daerah dapat diawasi secara ketat, terbuka, dan akuntabel, sehingga kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas tetap terjaga.

Red.
(Adm Kaperwil-ntb)

Berita Terkait

Darurat Lingkungan di Solok Selatan: 40 Alat Berat Jarah Emas di Sepanjang Aliran Sungai Batang Hari
Polres Kuantan Singingi Tertibkan 23 Unit Rakit PETI di Empat Lokasi
Tim Resmob Sat Reskrim Polres Kuansing Cek Dugaan Aktivitas PETI Jenis Stingkai di Desa Pulau Kopuang
Korban Penganiayaan di Padang Minta Kepastian Hukum, Kelanjutan Perkara Dipertanyakan
Polsek Kuantan Tengah Tertibkan dan Musnahkan 11 Unit PETI di Desa Kampung Baru Sentajo
Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Petapahan, Enam Mesin Lanting/Darat Dimusnahkan
KRYD Operasi Sarang Narkoba, Tim Elang Kuantan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Beringin Taluk
Penguatan Advokasi Hukum Berkeadilan Jadi Fokus Musda I ARUN Sumbar
Berita ini 212 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 01:27

Darurat Lingkungan di Solok Selatan: 40 Alat Berat Jarah Emas di Sepanjang Aliran Sungai Batang Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:50

Polres Kuantan Singingi Tertibkan 23 Unit Rakit PETI di Empat Lokasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:58

Tim Resmob Sat Reskrim Polres Kuansing Cek Dugaan Aktivitas PETI Jenis Stingkai di Desa Pulau Kopuang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:29

Polsek Kuantan Tengah Tertibkan dan Musnahkan 11 Unit PETI di Desa Kampung Baru Sentajo

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:26

Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Petapahan, Enam Mesin Lanting/Darat Dimusnahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:37

KRYD Operasi Sarang Narkoba, Tim Elang Kuantan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Beringin Taluk

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:04

Penguatan Advokasi Hukum Berkeadilan Jadi Fokus Musda I ARUN Sumbar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 02:43

Suara Hati yang Belum Terdengar: Di Balik Ketegasan Regulasi PETI dan Jeritan Lambung Warga Miskin

Berita Terbaru