BIMA –//Tintaspos.com//– Video perlakuan kasar oknum berseragam polisi terhadap seorang pelajar SMP memicu kemarahan besar warga Desa Nggembe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Rekaman aksi penamparan itu menyebar cepat di media sosial, dan dalam sekejap warga turun ke jalan memblokir akses utama pada Rabu (22/7/2026).
Dalam cuplikan yang diunggah akun Hijrah Andriani, terlihat jelas petugas berseragam polisi menampar keras siswa yang mengenakan seragam olahraga saat sedang duduk di atas sepeda motor. Tanpa peringatan panjang, tampak tangan petugas menghantam pipi pelajar itu.
Tak butuh waktu lama, kemarahan warga meledak. Puluhan orang berkumpul dan menutup jalan raya yang melintasi desa itu. Mereka bersikeras menolak bubar sampai kepolisian memberikan penjelasan terbuka dan mempertanggungjawabkan perlakuan kasar terhadap anak sekolah tersebut.
Hingga saat ini, motif pasti kejadian belum terungkap. Kapolsek Bolo, Iptu M. Sofyan Hidayat, belum bisa dimintai keterangan atau memberikan tanggapan resmi saat awak media Tinta Pos mencoba mengonfirmasi.
Warga menegaskan tidak akan diam jika aparat justru bertindak sewenang-wenang terhadap warga apalagi anak sekolah. Masyarakat menuntut proses hukum yang tegas dan transparan, tanpa ada perlindungan bagi siapa pun yang salah langkah.
Red.





















