RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Kerja DLH dan PT PCS Disorot, Dugaan Kolam Limbah Jebol Rendam Rumah Warga di Logas Hilir

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 11:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing //TintaPos.Com// – Kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuantan Singingi bersama pihak PT Pancaran Cahaya Sejati (PCS) menjadi sorotan tajam setelah muncul dugaan jebolnya kolam limbah perusahaan yang disebut-sebut memicu banjir hingga merendam rumah warga di Desa Logas Hilir, Kecamatan Singingi.

Ketua DPD LSM KPK-RI Kabupaten Kuantan Singingi, Fathul Mu’in, menegaskan bahwa apabila banjir tersebut benar disebabkan oleh jebolnya kolam limbah milik PT PCS, maka perusahaan wajib bertanggung jawab penuh atas seluruh kerugian yang dialami masyarakat.

Menurutnya, lambannya respons pemerintah daerah maupun pihak perusahaan menimbulkan keresahan di tengah warga yang terdampak banjir.

“Heran, kok bisa belum ada tindakan? PT PCS seharusnya sudah mengambil langkah cepat membantu masyarakat, dan pemerintah daerah juga harus hadir di tengah masyarakat untuk mencarikan solusi,” tegas Mu’in, Senin (11/05/2026).

Sorotan semakin menguat setelah pihak DLH Kuansing mengakui belum turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan lapangan.

“Benar, kami belum turun ke lokasi, baik ke perusahaan maupun ke lingkungan masyarakat yang terdampak banjir. Sampai saat ini juga belum ada jadwal pasti untuk turun lapangan,” ungkap salah seorang pejabat bidang terkait di DLH Kuansing saat dikonfirmasi awak media.

Baca Juga:  PUPR Kota Bima Dikepung LSM dan Aktivis, Kadis serta Kabid Cipta Karya Menghilang Saat Aksi Unjuk Rasa

Pernyataan tersebut memicu kritik publik terhadap keseriusan pemerintah daerah dalam menangani dugaan persoalan lingkungan yang berdampak langsung terhadap keselamatan dan aktivitas masyarakat.

Fathul Mu’in menilai persoalan ini tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut potensi pencemaran lingkungan serta keselamatan warga yang terdampak banjir.

“Dinas terkait jangan hanya diam. Harus ada pengecekan lapangan secara terbuka dan transparan. Jika ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran dalam pengelolaan limbah, maka wajib ada tindakan tegas terhadap perusahaan,” ujarnya.

LSM KPK-RI Kuansing juga mendesak PT PCS agar membuka secara transparan kondisi kolam limbah serta sistem pengelolaan lingkungan yang selama ini dijalankan perusahaan agar masyarakat mengetahui fakta sebenarnya.

Sementara itu, warga Desa Logas Hilir berharap pemerintah daerah segera turun tangan membantu masyarakat yang terdampak banjir dan memastikan penyebab banjir diusut secara menyeluruh.

“Kami hanya ingin ada perhatian serius. Rumah warga terendam, aktivitas terganggu, masyarakat dirugikan. Jangan sampai masalah ini dibiarkan begitu saja. Sampai sekarang belum ada yang turun ke lokasi,” ungkap salah seorang warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Pancaran Cahaya Sejati (PCS) belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan jebolnya kolam limbah yang disebut menjadi penyebab banjir di wilayah tersebut.rls

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban
UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04

Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25

UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:09

Yayasan GANISA Hadiri Pembinaan Ormas di Kabupaten Bekasi, Perkuat Sinergi Demi Wilayah Kondusif

Berita Terbaru