MASTILIZAL AYE DESAK PEMKO PADANG VALIDASI ULANG DATA KORBAN PENERIMA BANTUAN BANJIR DI KOTA PADANG

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 01:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang //TintaPos.Com// — Warga Kampung Ujung Tanjung RT 002 RW 004, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, mengeluhkan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan korban banjir yang dinilai tidak tepat sasaran (30/03/2026).

Sejumlah warga mengungkapkan bahwa masih terdapat rumah yang terdampak banjir namun tidak tercantum dalam daftar penerima bantuan. Di sisi lain, ditemukan pula nama-nama penerima yang dinilai tidak mengalami dampak signifikan dari bencana tersebut.

Kondisi ini memicu kekecewaan di tengah masyarakat karena dianggap tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Warga pun berharap adanya keadilan dalam penyaluran bantuan, mengingat dampak banjir dirasakan cukup merata di wilayah tersebut.

Menurut keterangan warga, proses pendataan diduga tidak melibatkan secara maksimal perangkat lingkungan setempat seperti RT dan RW.

Hal ini dinilai berpotensi menimbulkan kekeliruan dalam penetapan penerima bantuan.

Secara konstitusional, hak masyarakat untuk mendapatkan perlindungan dan perlakuan yang adil dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 28D ayat (1) yang menyatakan bahwa setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil.

Selain itu, Pasal 34 ayat (1) menegaskan bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara, yang menjadi dasar tanggung jawab pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial secara tepat sasaran.

Penanganan bencana juga harus mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, seperti Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008, serta Peraturan Kepala BNPB Nomor 4 Tahun 2013, yang mengatur prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan.

Baca Juga:  Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Sisihkan Pendapatan untuk Aksi Sosial.

Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang harus segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Ia menilai validasi data penerima bantuan merupakan hal krusial yang tidak boleh diabaikan.

“Pemerintah kota harus hadir memastikan keadilan bagi masyarakat.

Validasi ulang wajib dilakukan secara transparan dengan melibatkan RT dan RW agar tidak terjadi ketimpangan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pendataan ulang harus mencakup seluruh wilayah terdampak banjir tanpa terkecuali.

Sejumlah daerah seperti Gurun Laweh, Tabing Banda Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Pauh, dan Kuranji harus dilakukan verifikasi dan validasi ulang secara menyeluruh agar tidak ada masyarakat yang terdampak namun terlewat dari pendataan.

“Jangan sampai ada warga yang benar-benar terdampak justru tidak mendapatkan bantuan.

Semua titik terdampak harus didata ulang agar keadilan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mendorong seluruh OPD terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pendataan serta memperketat pengawasan dalam penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan konflik sosial.

Warga mendesak instansi teknis di lingkungan Pemerintah Kota Padang untuk segera melakukan verifikasi dan validasi ulang data penerima bantuan secara transparan dan akuntabel.

Selain itu, masyarakat berharap proses pendataan ulang melibatkan unsur RT dan RW sebagai pihak yang paling memahami kondisi riil warganya.

Keluhan ini menjadi perhatian serius, mengingat ketepatan data merupakan kunci utama dalam penyaluran bantuan bencana agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Berita Terkait

REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING
Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina
Gerakan Peduli Kasih Jum’at Berkah yang di Taja Oleh PPWI Riau dan Tim Media Kembali Melaksanakan di Desa Ketaping Jaya
Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid
Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat
PORTAL JALAN MENUJU TANAH MAS AKHIRNYA DIBUKA, AKSES MOBIL DAMKAR SEMPAT TERHAMBAT
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:17

Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga, Kapolsek Kuantan Hilir Gelar Kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:15

DUA TERDUGA PENGANIAYAAN DI PASAR TENTE, DISERAHKAN KELUARGA KE POLRES BIMA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:02

Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Bidhumas Polda Sumsel Perkuat Kepedulian Sosial

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:32

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda Sumsel Gelar Minggu Kasih di Gereja Immanuel

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:07

Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:37

GRIB-JAYA KOTA BIMA RESMI LAPORKAN DIREKTUR RSUD KOTA BIMA KE POLRES KOTA BIMA — UNIT TIPIKOR

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:34

Cegah Karhutla, Tim Gabungan Polres Banyuasin Gelar Patroli dan Edukasi Masyarakat di Banyuasin I

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:39

WARUNG DI LINGKUNGAN RSUD KOTA BIMA DIBOBOL PENCURI, RUGI HINGGA Rp7,75 JUTA

Berita Terbaru