KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Rp.500 Juta Perhari Akan Di Terima Dapur SPPG

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta //TintaPos.Com// – Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan dari total anggaran Rp 268 triliun, kurang lebih Rp 240 triliun beredar langsung di daerah dari Sabang sampai Merauke. Dana tersebut menyasar SPPG di seluruh pelosok Indonesia tanpa melalui perantara pemerintah daerah (Pemda).

“BGN hadir menghadirkan pola baru, di mana 93% dana BGN itu disalurkan langsung ke SPPG-SPPG. Jadi, kalau ada dana Rp 268 triliun, kurang lebih Rp 240 triliun uang beredar dari Sabang sampai Merauke, dan setiap hari setiap SPPG menerima Rp 500 juta. Saya kira ini adalah model baru, tidak ada satu rupiah pun uang yang disalurkan dari pusat ke daerah (pemda),” ujar Dadan dalam keterangan tertulis, Jumat (27/2/2026).

Badan Gizi Nasional (BGN) membawa pola baru dalam tata kelola anggaran negara melalui mekanisme penyaluran dana yang langsung menyentuh bawah tanpa melalui pemerintah daerah. Sebanyak 93% dari total anggaran BGN disalurkan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

Jumlah SPPG menentukan jumlah dana yang beredar di daerah tersebut. Dengan demikian, Dadan menjelaskan semakin banyak SPPG yang beroperasi di suatu daerah, semakin besar pula dana yang beredar di wilayah tersebut.

Menurut Dadan, kebijakan ini juga memberikan dampak langsung terhadap sektor produksi lokal. Dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), produk-produk lokal dijamin penyerapannya oleh BGN. Hal ini menciptakan kepastian pasar bagi para petani dan pelaku usaha daerah.

Baca Juga:  Sumardi Kail Mantan Camat Inuman Berikan Motivasi untuk Kesuksesan BUMDES Surya Amanah Pulau Busuk Jaya

Ketua Komisi XI DPR Respons MBG Pakai Dana Pendidikan: Ini Strategi Anggaran
Dadan menyebut uang yang telah beredar dari Sabang sampai Merauke hingga hari ini mencapai kurang lebih Rp 36 triliun. Perputaran dana tersebut menjadi penggerak roda ekonomi yang luar biasa karena mendorong pemerataan secara nyata di seluruh wilayah Indonesia.

“Belum pernah terjadi dalam era mana pun, produksi lokal dijamin penyerapannya oleh negara seperti sekarang. Tidak heran jika ada petani wortel di Nusa Tenggara Timur yang senang karena harga wortelnya bisa naik hingga tiga kali lipat,” jelasnya.

“Saya yakin dengan program MBG ini, Nilai Tukar Petani akan bisa naik hingga 150,” tambahnya.

Ia menilai perputaran uang dalam jumlah besar pada awal tahun merupakan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia. Pada tahun lalu, pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi sebesar Rp37 triliun pada triwulan pertama yang mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 4,7%.

“Banyak pelaku usaha melaporkan bahwa likuiditas di lapangan kini lebih mudah ditemukan karena perputaran uang yang masif dan merata,” tambah Dadan

Tahun ini, hingga Maret saja, peredaran dana BGN diprediksi mencapai Rp.62 triliun. Dengan besarnya peredaran dana tersebut, ia menilai apa yang dilakukan BGN telah menjadi stimulus ekonomi yang signifikan.(red)

Berita Terkait

Menteri Trenggono puji proyek pembangunan KNMP Lateng Banyuwangi
MBG dan KMP Bisa Jadi Proteksi Dampak Perang Iran Vs Israel – AS
Kantongi 24 Saksi Dugaan Pungli TKGDT, Polda NTB Tetapkan IR Tersangka
Pengawasan Ketat Seleksi CAT Tahap II SMA KTB di Banyuasin Berjalan Lancar
Jaksa Agung ST Burhanudin Akui Masih Banyak Aset Sitaan Justru Digunakan oleh Oknum Jaksa
Jelang Libur Idul fitri 2026, Pemerintah Luncurkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026
Survei : 79,9 Persen Publik Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Laksanakan Instruksi Presiden Prabowo Subianto,TNI-Polri dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Turun Langsung Membersihkan sampah
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:11

Satgas Pangan Banyuwangi memberikan peringatan untuk segera menarik produk pangan dan minuman yang mendekati masa kedaluwarsa

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:07

“INI ADALAH PEMBODOHAN DAN PENJUALAN ORANG!” – NGO SENIOR IWAN KURNIAWAN AKAN MELAPORKAN KE APH

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:41

Jelang Lebaran, Pegawai KAI Banyuwangi Jalani Tes Narkoba BNN

Selasa, 3 Maret 2026 - 05:21

Bantah bersikap Arogan, Kepala Sekolah SDS Cerenti Subur Tegaskan Pengelolaan Dana BOSDa Sesuai Prosedur

Selasa, 3 Maret 2026 - 05:13

ASN Jember Tidak Loyal Pada Konstitusi,Di Undang Resmi Wakil Bupati.Malah Tidak Hadir,Kemana ?

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:33

Pengemudi Di Harap Berhati Hati, Jalan Amblas Di Tempursari

Selasa, 3 Maret 2026 - 03:07

Bisnis Pil Trex di Rumah Kontrakan Genteng- Banyuwangi Dibongkar Polisi

Selasa, 3 Maret 2026 - 00:43

Bupati Ipuk Sebut Masa Sanggah Bansos Digital Bukan Tanda Sistem Gagal

Berita Terbaru