RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Sapa Bansos, Program Pemerintah Jawa Timur

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 05:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya //TintaPos.Com// – Di Jawa Timur,salah satu inisiatif yang aktif menyalurkan sekaligus menerima pengaduan terkait bansos adalah Sapa Bansos yang dikelola oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
Program bantuan sosial di tingkat daerah terus diperkuat untuk menjangkau masyarakat rentan.

Melalui skema ini, berbagai program bantuan disalurkan kepada lansia, penyandang disabilitas, keluarga miskin, hingga kelompok produktif yang membutuhkan dukungan usaha.

Program Sapa Bansos 2026
Berikut daftar program yang masuk dalam Sapa Bansos 2026.
1. PKH Plus

PKH Plus merupakan pengembangan dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang menyasar kelompok rentan di tingkat provinsi.

Program ini umumnya diperuntukkan bagi lansia tidak mampu serta keluarga dengan kondisi sosial ekonomi sangat terbatas.

Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai secara berkala dengan tujuan membantu pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan penerima.

2. ASPD (Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas)

Program ini menyasar penyandang disabilitas berat maupun rentan yang membutuhkan dukungan khusus.

Bantuan dapat berupa bantuan tunai maupun layanan pendampingan sosial.
ASPD bertujuan memastikan kelompok disabilitas tetap mendapatkan perlindungan sosial dan akses terhadap kebutuhan dasar yang layak.

3. KPM Jawara dan Putri Jawara

Selain bantuan konsumtif, Sapa Bansos juga memiliki program pemberdayaan ekonomi.

KPM Jawara dan Putri Jawara merupakan program yang memberikan dukungan modal usaha serta pelatihan bagi masyarakat kurang mampu agar dapat mandiri secara ekonomi.

Baca Juga:  Gubernur NTT Perintahkan Bupati Ngada Cabut SK Sekda dalam 7 Hari

Program ini menyasar pelaku usaha kecil, termasuk perempuan kepala keluarga dan kelompok produktif lainnya, agar mampu meningkatkan pendapatan dan keluar dari garis kemiskinan.

4. Bantuan Kemandirian Eks-PPKS

Program ini ditujukan bagi eks Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang telah menjalani rehabilitasi sosial.

Bantuan diberikan dalam bentuk stimulan usaha atau dukungan ekonomi agar penerima dapat kembali mandiri dan tidak kembali dalam kondisi rentan.

5. Bantuan Khusus dan Tali Asih

Dalam pelaksanaannya, Sapa Bansos juga menyalurkan bantuan khusus sesuai kebutuhan daerah, seperti tali asih untuk lansia, bantuan permakaman, hingga dukungan bagi lembaga kesejahteraan sosial.

Penyaluran biasanya dilakukan melalui kegiatan roadshow di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Kriteria Penerima Program Sapa Bansos
Penerima program Sapa Bansos umumnya berasal dari keluarga miskin atau rentan yang telah terdata dalam sistem kesejahteraan sosial daerah.
Namun, kriteria dapat berbeda tergantung jenis program dan kuota yang tersedia.

Untuk memperoleh informasi resmi mengenai Sapa Bansos, masyarakat dapat mengakses situs resmi Dinas Sosial Jawa Timur Karena itu, masyarakat disarankan untuk memastikan data kependudukan selalu valid dan terdaftar agar berpeluang mendapatkan bantuan sesuai ketentuan. (redjatim)

Berita Terkait

Bupati Banyuwangi ajak umat Tri Dharma jaga harmoni dalam keberagaman
Bulog Salurkan Bantuan Pangan di Kelurahan Nalu, 900 Warga Terima Beras dan Minyak
WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi
Pemkab Bogor Segel Lokasi Pembuangan Sampah Liar di Klapanunggal
Kanwil BPN Jatim-Pemkab Jember perkuat koordinasi lahan baku sawah
Pemkab Tolitoli Bahas Perubahan Status PDAM Ogo Malane Menjadi Perumda
Peletakan Batu Pertama Jembatan Perintis Garuda Dimulai
Sholat Dhuha Rutin Kembali Digelar di Kemenag Banyuwangi, Perkuat Iman dan Integritas ASN
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04

Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25

UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:09

Yayasan GANISA Hadiri Pembinaan Ormas di Kabupaten Bekasi, Perkuat Sinergi Demi Wilayah Kondusif

Berita Terbaru