RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Sangat Memalukan! Adi Tovan Soroti Disegelnya Proyek Pemerintah: Ini Bentuk Kegagalan Nyata

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bima //TintaPos.Com/) – Informasi mengenai penyegelan meteran listrik yang digunakan untuk fasilitas pompa air proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kelurahan Penatoi, Kota Bima, didapatkan oleh awak media dari masyarakat setempat.

Berdasarkan keterangan yang diinformasikan oleh warga setempat, PT PLN (Persero) Cabang Bima melakukan penyegelan terhadap meteran listrik tersebut pada hari Sabtu, 21 Februari 2026. Hal ini terlihat dari foto yang menunjukkan meteran listrik berlogo PLN yang telah diberi stiker segel dan surat pemberitahuan, serta kondisi pompa air proyek yang terpasang di lokasi.

Aditovan, Pengawal Kebijakan Pemerintah Kota Bima, melontarkan kritik pedas terkait kejadian ini. Menurutnya, penyegelan meteran listrik pada fasilitas proyek vital milik pemerintah ini adalah bukti nyata dari manajemen yang amburadul dan tidak profesional.

“Ini adalah bentuk kegagalan yang sangat mencolok dari Pemerintah Kota Bima dalam mengelola program dan anggaran tahun 2025. Bagaimana mungkin sebuah proyek strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak, seperti penyediaan air minum, dibiarkan hingga meterannya disegel PLN? Apakah tidak ada alokasi dana operasional yang jelas? Atau anggaran yang sudah disiapkan justru tidak dikelola dengan benar?” tegas Aditovan.

Ia pun menyoroti bahwa hal ini sangat memalukan dan menunjukkan lemahnya pengawasan serta koordinasi antar instansi terkait. “Proyek ini menggunakan uang rakyat, tapi pelayanannya justru terhenti karena masalah administrasi atau pembayaran yang seharusnya bisa diantisipasi. Ini bukan sekadar kelalaian, tapi ketidakmampuan dalam menjalankan roda pemerintahan,” tambahnya.

Baca Juga:  Polisi Dalami Kasus Meninggalnya Balita di Bitung

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN Cabang Bima mengenai alasan spesifik penyegelan tersebut. Namun, tindakan penyegelan meteran listrik umumnya dilakukan terkait dengan masalah kewajiban pembayaran tagihan listrik yang menunggak, pelanggaran penggunaan listrik, atau ketidakpatuhan terhadap peraturan yang berlaku.

Proyek SPAM ini merupakan program Pemerintah Kota Bima yang menggunakan anggaran tahun 2025 dan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat di wilayah tersebut. Penyegelan meteran listrik yang menggerakkan pompa air proyek ini dikhawatirkan dapat mengganggu operasional sistem penyediaan air minum dan berdampak langsung pada ketersediaan air bersih bagi warga di Kelurahan Penatoi dan sekitarnya.

Pihak terkait dan masyarakat setempat berharap adanya penyelesaian segera atas masalah ini agar operasional pompa air dapat kembali berjalan normal dan kebutuhan air minum warga tetap terpenuhi. Sementara itu, masyarakat juga menantikan penjelasan resmi dari PLN dan Pemerintah Kota Bima mengenai penyebab, langkah selanjutnya yang akan diambil, serta upaya untuk memastikan keberhasilan program-program pemerintah di masa depan. Adim.

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban
UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04

Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25

UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:09

Yayasan GANISA Hadiri Pembinaan Ormas di Kabupaten Bekasi, Perkuat Sinergi Demi Wilayah Kondusif

Berita Terbaru