RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Bekasi Darurat Keamanan? Warga Diserang Air Keras di Waktu Subuh”

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 15:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi, //TintaPos.Com// — Suasana tenang menjelang Subuh di wilayah Tambun Selatan mendadak berubah menjadi kepanikan. Seorang warga, Tri Wibowo, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal saat hendak menuju musholla untuk melaksanakan salat Subuh, Senin dini hari. 30 Maret 2026

Korban yang berjalan seorang diri di lingkungan permukiman tiba-tiba disergap pelaku. Tanpa banyak kata, pelaku langsung menyiramkan cairan berbahaya ke tubuh korban sebelum melarikan diri ke arah yang tidak diketahui.

Jeritan korban memecah kesunyian pagi. Warga yang mendengar langsung berhamburan keluar rumah dan memberikan pertolongan. Dengan kondisi luka bakar serius, korban segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Baca Juga:  PRESIDEN JA-NTB LSKHP Desak Kapolda NTB Pastikan Keamanan Kondusif Jelang Idul Fitri 1447 H, Soroti Kerawanan di Bima

Hingga saat ini pihak aparat kepolisian masih memburu pelaku. dan Proses penyelidikan dilakukan dengan mengolah TKP, memeriksa saksi, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Insiden ini memicu keresahan warga. Selain terjadi pada waktu rawan, serangan juga menyasar warga yang hendak menjalankan ibadah, sehingga menimbulkan rasa tidak aman di lingkungan permukiman.

Sejumlah warga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku serta meningkatkan patroli keamanan, terutama pada jam-jam dini hari yang minim aktivitas.

dari Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, tidak beraktivitas sendirian di waktu rawan, serta segera melapor jika menemukan hal mencurigakan.

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban
UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04

Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25

UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:09

Yayasan GANISA Hadiri Pembinaan Ormas di Kabupaten Bekasi, Perkuat Sinergi Demi Wilayah Kondusif

Berita Terbaru