Banyuwangi, //Tintapos.com//- Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, berkomitmen mendukung upaya pengurangan sampah plastik khususnya sampah laut dan sungai seperti kegiatan aksi “Run For Rivers” yang dilakukan Non Government Organization atau NGO Sungai Watch.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang dilalui pada gerakan lari “Run For Rivers” tersebut, dan menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang terjalin selama ini, dan dalam gerakan ini Sungai Watch juga melakukan aksi bersih-bersih sungai bersama elemen masyarakat.
“Kami juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi Sungai Watch yang selama ini telah membantu Banyuwangi dalam penanganan sampah di daerah,” katanya di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin.
Saat melintasi Banyuwangi, kata Ipuk, “Run For Rivers” melakukan aksi bersih bersih sungai di wilayah Kecamatan Kalipuro dan Wongsorejo bersama puluhan elemen masyarakat.
Di Banyuwangi, hingga tahun 2025 Sungai Watch telah memasang 80 barrier /jaring sampah dan membersihkan sampah plastik hingga 1.000 ton di berbagai sungai daerah,” ujarnya.
Ipuk menambahkan, Sungai Watch juga mendirikan gudang pemilahan dan pencacahan sampah plastik di tiga kecamatan, yakni Giri, Rogojampi dan Bangorejo hingga memberikan edukasi tentang pemilahan sampah pada pelajar.
Sementara founder Sungai Watch, Gary Bencheghib menjelaskan bahwa selama perjalanan Run For Rivers, tim melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan pencemaran di setiap daerah yang dilalui, seperti lokasi pembuangan sampah ilegal dan open dumping.
Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam merumuskan langkah penanganan yang lebih efektif di masa mendatang.
Kami juga akan bertemu dengan stakeholder di rute yang kami lalui untuk membahas kemungkinan lebih lanjut tentang permasalahan sampah di wilayahnya, seperti apakah ada solusi yang bisa di scale up,” katanya.
Sungai Watch memulai gerakan “Run For Rivers” pada 4 April 2026 dengan start di Bali dan ditargetkan akan finis di Jakarta pada bulan Mei 2026 mendatang.
Di setiap daerah yang dilewati saat berlari, tim Sungai Watch akan melakukan aksi bersih-bersih sekaligus pemetaan titik-titik pencemaran seperti ilegal dumping dan open dumping, guna mendorong solusi berkelanjutan bagi kelestarian sungai dan laut.
(Tim)






















