RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

PNIB: Reformasi Birokrasi Polri yang Paling Pokok adalah Menjadikan Propam Independen Mengawasi Polri Layaknya Military Police

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 10:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jogja, //TintaPos.Com// – 16 Februari 2026
Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB), AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) , menegaskan bahwa inti reformasi birokrasi Polri yang sedang dibahas pemerintah tidak boleh melenceng dari tujuan awal yang pernah dicetuskan oleh Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Menurutnya, penguatan pengawasan internal dan eksternal harus menjadi prioritas utama supaya Polri tetap menjadi institusi profesional yang mengabdi kepada rakyat.

Gus Wal sapaan akrabnya menyoroti posisi dan peran Divisi Propam Polri yang hingga kini masih berada di bawah struktur Kapolres, Kapolda, dan Kapolri. Kondisi tersebut dinilai membuat Propam tidak memiliki daya pengawasan yang benar-benar independen.
“Propam meski merupakan bagian dari anggota Polri, harus ditempatkan sebagai alat negara yang independen dan setara dengan Polri. Fungsinya adalah mengawasi kinerja Polri, bukan berada sepenuhnya di bawah komando yang diawasi. Sebab disitulah pokok masalahnya selama bertahun-tahun,” ujar Gus Wal.

Gus Wal juga menekankan perlunya penguatan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Selama ini, Kompolnas hanya hadir di tingkat pusat sebagai lembaga pengawas eksternal Polri. PNIB menilai struktur seperti itu terlalu jauh dari realita lapangan.
“Kompolnas tidak boleh hanya hadir di atas. Namun juga harus ada perwakilan di setiap kabupaten/kota dan provinsi supaya peran pengawasannya berjalan lebih efektif, responsif, dan dekat dengan realita di masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Ngeri! Ada Paku dan Logam Bersarang di Perut Korban Pemasungan di Puger Jember

Gus Wal mengingatkan kembali perjuangan Gus Dur yang pada masa pemerintahannya memisahkan Polri dari ABRI (kini TNI), sebuah langkah besar untuk menata ulang tugas pokok dan fungsi masing-masing lembaga sesuai prinsip profesionalisme dan menjunjung penuh supremasi sipil.
“Jangan pernah menyia-nyiakan perjuangan Gus Dur. Reformasi Polri yang diperjuangkannya merupakan fondasi penting supaya Polri berdiri sebagai institusi sipil yang kuat, bukan malah sebagai alat kekuasaan,” katanya.

Karena itu, PNIB menilai bahwa reformasi Polri yang tengah digodok pemerintah tidak boleh menjadi langkah yang justru melemahkan institusi kepolisian Republik Indonesia. Reformasi Polri yang dilakukan harus memperkuat fungsi pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Reformasi Polri hari ini harus menghasilkan penguatan nyata terhadap profesionalisme Polri. Masyarakat berharap reformasi Polri kali ini membawa dampak signifikan bagi kualitas pelayanan aparat, bukan sekadar perubahan struktur yang tidak menyentuh akar permasalahan,” ujar Gus Wal.

PNIB menegaskan bahwa arah reformasi birokrasi Polri harus kembali merujuk pada spirit awal yang ditanamkan Gus Dur, membangun Polri yang kuat karena diawasi, bukan kuat karena kebal kritik.
“Jika pengawasan diperkuat, Polri akan semakin dipercaya rakyat. Itulah tujuan reformasi sejak pertama kali digagas dan itu pula yang harus dijaga serta dijadikan pedoman pada hari ini, tutup Gus Wal”

Berita Terkait

Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:13

Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres

Rabu, 2 September 2026 - 01:39

Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:28

Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:32

RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:56

WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:55

Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:50

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:44

Kaposek Kuantan Hilir Lakukan Restorative Justice (RJ) Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

Berita Terbaru