RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Bupati Situbondo Target Gerakan Berkelanjutan Tanam Pohon Bersama

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 12:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo //TintaPos.Com// – Hal itu disampaikan saat kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Bumi Internasional di Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng, Rabu (22/4/2026).

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengajak masyarakat menjadikan penanaman pohon sebagai gerakan bersama demi menjaga kelestarian lingkungan dan menekan risiko banjir.

“Menanam pohon, harapannya kita merawat bumi. Apalagi Situbondo sudah beberapa kali kena banjir. Secara teori paling dasar, banjir itu karena hutan gundul,” ujar Rio.

Ia menegaskan, upaya ini bukan sekedar program pemerintah, melainkan gerakan kolektif yang harus tumbuh dari kesadaran masyarakat.

“Ini bukan soal Rio atau siapa-siapa, tapi komitmen kita terhadap alam. Kita hidup dari alam, maka harus memberi kembali kepada alam,” tegasnya.

Rio berharap gerakan menanam pohon dapat terus berlanjut, tidak hanya selama masa kepemimpinannya. Menurutnya, kebijakan saja tidak cukup untuk mengatasi persoalan lingkungan tanpa keterlibatan aktif masyarakat.

“Kebijakan itu kecil ukurannya. Ini harus jadi gerakan yang ada di alam bawah sadar masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Situbondo, Sandy Hendrayono, mengatakan penanaman pohon akan dilakukan secara berkelanjutan, disertai evaluasi dan penyulaman bagi tanaman yang tidak tumbuh.

Baca Juga:  Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Kembali ke Alam

“Hari ini penanaman dimulai dan akan terus berlanjut. Kalau ada yang mati, kita lakukan penyulaman. Kita juga sudah bekerja sama dengan Perhutani untuk perawatan,” ujarnya.

DLH mencatat, dalam waktu kurang dari satu bulan, pihaknya telah menghimpun sekitar 20 ribu bibit pohon dari berbagai sumber, termasuk CSR perusahaan dan organisasi perangkat daerah (OPD).

Bibit tersebut diperkirakan mampu menjangkau area sekitar 20 hektare dan akan ditanam di sejumlah titik rawan banjir seperti Tambak Ukir, Mlandingan, Bungatan, hingga kawasan Jatibanteng yang berbatasan dengan Banyuglugur.

“Lokasi yang dipilih memang daerah gundul dan rawan longsor serta banjir,” jelas Sandy.

“Tujuannya agar masyarakat ikut merawat. Kalau sesuai kebutuhan mereka, tingkat keberhasilan tanaman juga lebih tinggi,” pungkasnya.

Jenis tanaman yang ditanam juga disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah. Untuk daerah aliran sungai, digunakan tanaman seperti trembesi, bambu, dan ketapang, sementara di wilayah lain disesuaikan dengan permintaan warga, termasuk tanaman buah maupun kayu seperti sengon.(DO’A)

Berita Terkait

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu
Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi
Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:39

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:35

Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:22

PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Berita Terbaru