RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

DP3A Kota Bima Lengkapi Bukti, Dapatkan Surat Pernyataan Wali Nikah untuk Kasus Penelantaran Anak

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 14:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bima,//Tintapos.com//-22 Juni 2026–Suara masyarakat dan lembaga pembela hak warga yang disampaikan dalam aksi hari ini tidak berakhir sebagai seruan semata. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bima, Syahruddin, S.H., M.M., menegaskan: setiap aspirasi akan ditindaklanjuti dengan kerja nyata, demi memastikan keadilan benar-benar terjangkau bagi semua pihak.

Sebagai bukti keseriusan itu, UPTD PPA bersama Bidang PP&PPA DP3A Kota Bima didampingi langsung oleh Ibu Vivin Kurniati, ST serta Adim selaku Sekjen BAPEKA-NTB melangkahkan kaki menuju wilayah Lela Jatibaru. Di sana, mereka menerima pernyataan resmi dari Bapak A. Hamid selaku wali hakim, yang disampaikan dengan kesadaran penuh dan tanpa tekanan apa pun.

Dalam surat pernyataan bermeterai cukup tertanggal hari ini, Bapak A. Hamid menegaskan bahwa ia bertindak selaku wali hakim dalam pernikahan antara Nindry Andriani dan Fachrul Aram. Ikatan itu dilangsungkan pada Jumat malam, 10 Agustus 2012 pukul 20.00 WITA, di kediaman H. Hafid, Lingkungan Melayu, Kecamatan Asakota — sebuah kenyataan yang kini dicatat secara sah untuk melengkapi fakta hukum yang selama ini dibutuhkan.

Baca Juga:  Pelajar SMA Luka Serius Usai Kecelakaan di Fly Over Simpang Sekip Palembang

“Langkah ini bukan sekadar mengurus berkas. Ini adalah upaya kami mengembalikan kepastian hukum bagi mereka yang haknya sedang diperjuangkan. Kami tidak akan berhenti sampai kasus ini benar-benar tuntas, dan keadilan terasa nyata bagi pihak yang membutuhkan perlindungan,” ujar Kepala DP3A Syahruddin dengan nada tegas namun penuh perhatian.

Menutup rangkaian langkah awal ini, UPTD PPA telah mengirimkan surat panggilan resmi kepada pihak terlapor. Proses Mediasi Akhir dijadwalkan berlangsung besok, Selasa 23 Juni 2026, di Ruang Mediasi UPTD PPA Kota Bima. Semua pihak diharapkan hadir dengan hati terbuka, agar jalan keluar yang adil dan damai dapat ditemukan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Perjuangan melengkapi bukti dan mengawal proses ini menjadi bukti nyata: suara yang disampaikan akan didengar, hak yang dimiliki akan diperjuangkan, dan keadilan adalah hak setiap warga negara.
Red.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS
Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
ALIANSI MASYARAKAT BERSATU GONCANGKAN DIKPORA DAN BKPSDM KOTA BIMA: TEGAKKAN HUKUM TERHADAP OKNUM GURU YANG JADI RENTENIR ILEGAL
KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru