Jakarta-//Tintapos.com//- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komunitas Sahabat TNI & Polri (Kombatpol) DKI Jakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi DKI Jakarta bertajuk “Peningkatan Sistem Deteksi Dini dan Cegah Dini ATHG (Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan)”.
Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Tavia Heritage, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/7/2026) ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan sosial masyarakat.
Selain diikuti jajaran DPD DKI Kombatpol, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Kombatpol, Anton Pratama, sebagai bentuk dukungan langsung terhadap penguatan sinergi antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ketahanan sosial di tengah masyarakat.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bakesbangpol Provinsi DKI Jakarta yang diwakili oleh Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Bakesbangpol Provinsi DKI Jakarta, Handoko Murhesatriarso, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi kemasyarakatan dan komunitas, dalam membangun sistem deteksi dini yang efektif guna mengantisipasi berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu kehidupan bermasyarakat di Jakarta.
Kegiatan ini dihadiri oleh lima unsur organisasi kemasyarakatan dan komunitas yang menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. DPD DKI Kombatpol menjadi salah satu organisasi yang mendapatkan undangan dan mengirimkan sebanyak 18 peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Pada sesi pemaparan materi, Direktur Samapta Polda Metro Jaya yang diwakili oleh AIPDA M.P. Ambarita menjelaskan pentingnya sistem deteksi dini dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Beliau memaparkan tujuan penerapan sistem deteksi dini, metode pelaksanaannya, serta langkah-langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk ATHG yang berpotensi terjadi di lingkungan masyarakat. Dalam paparannya, beliau juga menegaskan bahwa peran aktif organisasi kemasyarakatan, termasuk Kombatpol, sangat dibutuhkan sebagai mitra strategis dalam membantu upaya deteksi dan pencegahan dini di lapangan.
Sementara itu, Wisnu Permadi, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan Sumber Daya Manusia, menyampaikan materi mengenai arah kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam merancang arsitektur perlindungan masyarakat. Beliau menjelaskan konsep Jakarta yang prediktif dan partisipatif melalui penguatan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan komunitas masyarakat dalam mewujudkan keamanan publik yang responsif, inklusif, dan berkelanjutan.
Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, Ketua DPD DKI Kombatpol, Sirun Muyassirun, M.Pd, memperoleh kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan terkait mekanisme pelaporan hasil deteksi dini yang dilakukan oleh organisasi kemasyarakatan kepada pemerintah maupun aparat terkait. Pertanyaan tersebut mendapat apresiasi karena menyoroti pentingnya adanya saluran komunikasi dan koordinasi yang jelas antara masyarakat dan pemerintah dalam upaya pencegahan dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan sosial.
Pada kesempatan yang sama, Sirun juga memperkenalkan secara singkat profil dan kiprah Kombatpol sebagai organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang sosial, kemanusiaan, pendidikan, dakwah, dan kebangsaan. Ia menjelaskan bahwa Kombatpol memiliki komitmen untuk terus menjalin kerja sama dan memperkuat sinergi dengan pemerintah, TNI, dan Polri dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta pembinaan karakter dan kepedulian sosial.
Ketua Umum Kombatpol, Anton Pratama, menyampaikan bahwa keikutsertaan Kombatpol dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen organisasi untuk terus mendukung program pemerintah dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif melalui penguatan peran masyarakat dalam sistem deteksi dini dan pencegahan berbagai potensi gangguan.
Partisipasi aktif DPD DKI Kombatpol bersama Ketua Umum Kombatpol dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen organisasi dalam mendukung program-program pemerintah di bidang ketahanan sosial dan keamanan masyarakat. Keikutsertaan peserta dari Kombatpol juga menunjukkan keseriusan organisasi dalam meningkatkan kapasitas anggotanya agar mampu berkontribusi secara positif dalam sistem deteksi dini dan cegah dini ATHG di lingkungan masing-masing.
Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan organisasi kemasyarakatan, diharapkan upaya mewujudkan Jakarta yang aman, tangguh, prediktif, dan partisipatif dapat terus diperkuat demi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan kondusif.





















