Seorang ibu berinisial IJ (26) menyerahkan anak kandungnya yang berusia 3 tahun ke Suku Anak Dalam dengan nilai transaksi Rp 21 juta.

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Indonesia //TintaPos.Com// – dari transaksi tersebut, IJ hanya menerima uang sebesar Rp 17,5 juta. Uang hasil transaksi itu digunakan tersangka untuk memenuhi kebutuhan pribadi.

Kepolisian mengungkap, sebagian uang tersebut dipakai untuk membeli ponsel baru hingga perawatan ke salon.

“Ya salah satunya beli handphone. Terus ke salon,” kata Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari AKP Egy Irwansyah saat dihubungi, Sabtu (7/2).

Egy menyebutkan, IJ diketahui tinggal di sebuah indekos di kawasan Kebon Sayur, Jakarta Pusat. Namun, saat ini indekos tersebut sudah dalam kondisi kosong.

Baca Juga:  Dukung Program Ketahanan Pangan, Aiptu Tommy Bhabinkamtibmas Desa Pulau Busuk Jaya Turun Tangan Olah Lahan Jagung

“Di kebon sayur, ngekos. Tapi sekarang mah kosannya udah kosong,” ucap Egy.

Berdasarkan kronologi kepolisian, korban sehari-hari tinggal bersama nenek dan tantenya. Pada 31 Oktober 2025, korban dijemput oleh IJ dengan alasan diajak bermain.

Belakangan diketahui, korban telah dijual kepada tersangka lain berinisial WN. Saat ini IJ bersama sembilan tersangka lainnya ditahan di Polres Metro Jakarta Barat,sementara korban berada dalam perawatan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta di PPSA Balita Tunas Bangsa Jakarta Timur.

(Sunardi TP)

Berita Terkait

GIAT JUMAT BERKAH: DIREKTUR MEDIA PATROLIKRIMINAL86.COM & TIM SALURKAN BANTUAN KE PANTI ASUHAN BAIHAQI UMAR
REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING
Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina
Gerakan Peduli Kasih Jum’at Berkah yang di Taja Oleh PPWI Riau dan Tim Media Kembali Melaksanakan di Desa Ketaping Jaya
Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid
Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:24

GIAT JUMAT BERKAH: DIREKTUR MEDIA PATROLIKRIMINAL86.COM & TIM SALURKAN BANTUAN KE PANTI ASUHAN BAIHAQI UMAR

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:59

REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:35

Gerakan Peduli Kasih Jum’at Berkah yang di Taja Oleh PPWI Riau dan Tim Media Kembali Melaksanakan di Desa Ketaping Jaya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:46

Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:47

Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:05

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:53

Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:34

PORTAL JALAN MENUJU TANAH MAS AKHIRNYA DIBUKA, AKSES MOBIL DAMKAR SEMPAT TERHAMBAT

Berita Terbaru