RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Konferensi Pers Ungkap Kasus Pembunuan Berencana di Desa Gaung Asam

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 07:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARA ENIM //TintaPos.Com// – Polres Muara Enim menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana pembunuhan berencana yang terjadi di Desa Gaung Asam, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim. Konferensi pers dilaksanakan di Mapolres Muara Enim dan dipimpin oleh Waka Polres Muara Enim Kompol Toni Arman, SH di dampingi Kasat Reskrim AKP M. Andrian, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., Kasi Humas AKP RTM. Situmorang, Kanit Reskrim Polsek Lembak, Kanit I Sat Reskrim, serta personel Sat Reskrim. Kegiatan juga dihadiri oleh insan pers dari berbagai media cetak dan online, Kamis (19/2/26).

Pengungkapan kasus ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP / B – 08 / I / 2026 / Polsek Lembak / Polres Muara Enim / Polda Sumsel, tanggal 27 Januari 2026.

Kasus ini terungkap berawal dari penemuan sesosok mayat perempuan pada Selasa, 27 Januari 2026 sekitar pukul 11.30 WIB oleh seorang warga yang sedang menyadap karet di kawasan semak belukar Desa Gaung Asam. Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan tertutup daun serta ranting kayu. Setelah menerima laporan, petugas Polsek Lembak bersama tim Sat Reskrim Polres Muara Enim segera melakukan olah TKP dan identifikasi. Korban diketahui bernama Sri Wulandari binti Umaryadi.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengakuan tersangka, pembunuhan terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di lokasi semak belukar tersebut. Tersangka utama berinisial A (37) mengajak korban pergi menggunakan sepeda motor Honda Beat milik korban dengan alasan mengantar terpal.

Setibanya di lokasi yang sepi, tersangka menyimpangkan motor ke dalam hutan sejauh kurang lebih 100 meter.
Di tempat tersebut, tersangka mencekik korban hingga lemas dan kemudian melilitkan jilbab korban ke leher korban untuk memastikan korban meninggal dunia. Setelah itu, jasad korban ditarik beberapa meter dan ditutup dengan daun serta ranting kayu guna menghilangkan jejak.

Baca Juga:  Masyarakat Penatoi Desak Pemerintah Kelurahan Tindak Tegas Oknum Penyalahguna Akun Facebook Resmi, Siap Laporkan ke Polres Bima Kota

Tersangka kemudian membawa kabur sepeda motor dan barang milik korban untuk dijual. Motif pembunuhan diduga karena persoalan hutang piutang serta keinginan tersangka untuk menguasai sepeda motor milik korban.

Dalam perkara ini, penyidik menetapkan dua tersangka, yakni A (37) sebagai pelaku utama pembunuhan dan M yang membantu menjual sepeda motor hasil kejahatan. Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit sepeda motor Honda Beat BG 6863 AEF, satu helai jilbab warna krim, satu pasang sandal coklat, satu helai celana panjang hitam, satu helai kaos abu-abu, dan satu helm warna hitam.

Pada 27 Januari 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, Polsek Lembak menerima informasi dari Polsek Ilir Barat I Palembang bahwa tersangka A telah menyerahkan diri. Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya dan langsung diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Tersangka M turut diamankan setelah dilakukan pengembangan penyidikan.

Tersangka utama dijerat Pasal 459 KUHP, Subsider Pasal 458 Ayat (1) KUHP, dan Lebih Subsider Pasal 479 Ayat (3) KUHP sebagaimana diatur dalam UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Sementara tersangka kedua dijerat Pasal 459 KUHP, Subsider Pasal 479 Ayat (3) KUHP, dan Lebih Subsider Pasal 591 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Polres Muara Enim menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat serta mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkungan sekitar.(pewarta enjoi)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban
UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04

Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25

UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:09

Yayasan GANISA Hadiri Pembinaan Ormas di Kabupaten Bekasi, Perkuat Sinergi Demi Wilayah Kondusif

Berita Terbaru