RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Jember Krisis Infrastuktur Pendidikan,Gus Fawaid Tantang Mahasiswa Lahirkan Solusi Out of the Box

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026 - 05:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – Pemandangan pilu 1.532 bangunan sekolah yang rusak berat di Kabupaten Jember menjadi “tamparan” keras bagi dunia pendidikan. Menanggapi krisis ini, Bupati Jember, Muhammad Fawait, tidak ingin sekadar mengandalkan laporan di atas kertas. Ia justru melempar tantangan terbuka kepada kaum intelektual muda untuk mendobrak kebuntuan solusi.

​“Saya butuh otak dan keberanian adik-adik mahasiswa. Jember tidak sedang baik-baik saja, dan saya butuh ide segar yang gila, yang out of the box,” tegas Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut dengan nada bicara yang menggebu.

​Pernyataan “provokatif” namun inspiratif itu disampaikan dalam momen hangat buka puasa bersama tokoh pemuda dan jajaran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu 7 Maret 2026. Di hadapan para aktivis kampus, Gus Fawait menegaskan bahwa masa depan Jember tidak boleh digadaikan oleh birokrasi yang kaku.

​“Pemikiran mahasiswa itu murni. Kalian belum terkontaminasi kepentingan. Saya butuh kritik yang berdarah-darah namun membawa solusi, bukan sekadar laporan ‘asal bapak senang’ dari OPD,” ujarnya lantang

​Politisi muda Partai Gerindra ini tak menampik bahwa Jember sedang berhadapan dengan kenyataan pahit. Selain infrastruktur pendidikan yang hancur, Jember masih dibayangi oleh predikat sebagai daerah dengan angka kemiskinan absolut tertinggi di Jawa Timur.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Soroti Tumpukan Sampah di Tepi Jalan Poros Banyuwangi.

​Bagi Gus Fawait, rusaknya sekolah dan tingginya kemiskinan adalah dua sisi mata uang yang harus dihancurkan sekaligus.

​“Pendidikan adalah satu-satunya senjata untuk memutus rantai kemiskinan yang membelenggu rakyat kita. Jika sekolahnya rusak, bagaimana masa depan anak-anak kita bisa tegak?” paparnya.

​Sebagai langkah konkret, Pemkab Jember telah meluncurkan program ambisius berupa beasiswa bagi 20.000 mahasiswa asli Jember. Program ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan investasi besar-besaran untuk melahirkan “pasukan muda” yang siap membangun kembali tanah kelahirannya.

​Di akhir pertemuan, Gus Fawait menitipkan pesan mendalam bagi para peserta yang hadir. Ia meminta mahasiswa tetap menjadi garda terdepan yang kritis, namun tetap berpijak pada solusi nyata.

​“Mahasiswa harus tetap tajam, harus tetap kritis. Tapi ingat, kritik tanpa solusi itu hanya kebisingan. Saya tunggu kerja nyata kalian untuk Jember,” pungkasnya. (Nur/Tp)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru