RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Kapolda Sumsel Pastikan Malam Takbiran Aman, 4.303 Personel Disiagakan Penuh

- Penulis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin //TintaPos.Com// — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) malam takbiran Idul Fitri 1447 H di wilayah Sumatera Selatan dalam kondisi aman dan terkendali.

Penegasan itu disampaikan saat Kapolda mengikuti video conference (vicon) bersama Kapolri dalam forum koordinasi nasional, Jumat malam (20/3/2026), di halaman Kantor DPRD Kota Palembang.

Dalam forum tersebut, Polda Sumsel melaporkan kesiapan penuh pengamanan dengan total 4.303 personel yang disiagakan di seluruh wilayah.

Personel tersebut terdiri dari jajaran Polri dan dukungan lintas instansi, yang ditempatkan di 73 pos pengamanan, meliputi pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.

Selain itu, pengamanan khusus malam takbiran difokuskan pada 26 titik kumpul masyarakat dengan kekuatan 2.399 personel untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman dan tertib.

Kapolda menegaskan bahwa seluruh jajaran tetap siaga penuh tanpa pengecualian.

“Tidak ada personel yang boleh lengah. Setiap pos adalah pusat pelayanan, dan setiap anggota adalah pelindung masyarakat,” tegas Kapolda.

Di sisi lain, Polda Sumsel juga mencatat tren positif gangguan kamtibmas selama Operasi Ketupat Musi 2026.

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) turun signifikan sebesar 57 persen, sementara kasus narkoba menurun 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, peningkatan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) menjadi perhatian, sehingga patroli dan pengawasan di titik rawan terus diperkuat.

Baca Juga:  ANGGOTA DPRD KOTA BIMA RAMAI-RAMAI KE BALI, DI TENGAH KEBIJAKAN EFISIENSI ANGGARAN YANG KETAT

Dalam pelaksanaan di lapangan, Polda Sumsel sempat menghadapi berbagai kendala seperti kendaraan mogok, truk terguling, hingga antrean panjang di jalur lintas.

Namun, seluruh kendala tersebut berhasil diatasi melalui langkah cepat seperti evakuasi kendaraan, pengalihan arus, dan penerapan rekayasa lalu lintas secara dinamis.

Pengamanan juga diperluas ke 2.338 objek vital, meliputi masjid, terminal, pelabuhan, bandara, stasiun, pasar, hingga tempat wisata.

Langkah ini memastikan seluruh aktivitas masyarakat selama malam takbiran dan Idul Fitri tetap berada dalam pengawasan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kesiapan ini merupakan hasil sinergi lintas sektor.

“Seluruh personel kami siaga penuh. Jika masyarakat membutuhkan bantuan, segera hubungi layanan 110 yang aktif 24 jam,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa situasi Sumatera Selatan dalam kondisi aman berdasarkan laporan langsung Kapolda kepada Kapolri dalam forum nasional tersebut.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbiran dengan tertib, menghindari penggunaan petasan berbahaya, serta tetap mematuhi aturan lalu lintas.

Bagi pemudik, diingatkan untuk beristirahat cukup dan tidak memaksakan perjalanan dalam kondisi lelah.

Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh rangkaian Idul Fitri 1447 H, termasuk arus balik, agar berjalan aman, lancar, dan kondusif.
(JON TP)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru