RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Pantai Watu Ulo-Papuma Jember Diserbu Ribuan Wisatawan Saat Libur Lebaran

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026 - 06:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember,//Tintapos.com// – Kebijakan pemberlakuan tiket terintegrasi (terusan) untuk kawasan Pantai Wisata Watu Ulo dan Papuma membuahkan hasil manis. Hanya dengan merogoh kocek Rp12.500, wisatawan kini bisa menikmati pesona dua pantai ikonik di Jember tersebut secara bersamaan.

Inovasi ini memicu lonjakan pengunjung yang sangat signifikan selama periode libur Lebaran 2026. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Kadisporabudpar) Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, mengonfirmasi bahwa grafik jumlah wisatawan terus merangkak naik sejak dimulainya masa libur panjang pekan lalu.

Berdasarkan pantauan dashboard laporan kami, grafik kunjungan mulai meningkat tajam sejak 21 Maret lalu dengan 1.079 pengunjung hingga pukul 17.00 WIB. Angka ini melonjak drastis pada 22 Maret menjadi 3.742 orang, dan puncaknya pada 23 Maret kemarin mencapai lebih dari 6.121 wisatawan,” ungkap Bobby di Jember, Selasa (24/3/2026).

Mengingat masa libur sekolah masih berlangsung hingga akhir pekan ini, Bobby memprediksi antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke Watu Ulo dan Papuma akan terus bertahan di angka yang tinggi.

Untuk menjaga daya tarik wisata, Disporabudpar Jember bersama masyarakat sekitar telah menyiapkan agenda budaya besar yang akan digelar pada 28 Maret 2026 mendatang, yakni Festival Pegon.

Akan ada giat penggabungan bersama teman-teman di Kecamatan Ambulu dan desa sekitar, yaitu Festival Pegon. Arak-arakan pegon dari Balai Desa Sumberrejo akan bergerak masuk menuju Watu Ulo, lengkap dengan berbagai tampilan seni yang sangat menarik bagi pengunjung,” jelas Bobby.

Baca Juga:  ‎Kapolres Bitung AKBP Albert Zai Dampingi Kunker BNPB, Pastikan Keamanan dan Penanganan Gempa Berjalan Optimal

Selain menghadirkan atraksi wisata, pihak pengelola juga menaruh perhatian serius pada kenyamanan pengunjung, khususnya di sektor kuliner. Bobby menegaskan bahwa sistem harga makanan di area Watu Ulo kini dibuat sangat transparan guna mencegah praktik “getok harga” atau mematok harga tidak wajar yang kerap dikeluhkan wisatawan.

Melalui sinergi dengan pelaku UMKM dan pemberdayaan masyarakat setempat, pengelola kini menyediakan standarisasi paket makan ekonomis. Wisatawan dapat menikmati hidangan dengan harga mulai Rp40.000 per orang, atau memilih paket lengkap keluarga seharga Rp180.000 untuk porsi empat orang.

Bobby pun memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak keamanan dan pemangku kepentingan yang bersiaga di lapangan. Ia juga mengeluarkan imbauan keselamatan bagi para pelancong.

Kami memohon kepada seluruh pengunjung untuk selalu memperhatikan dan mematuhi imbauan petugas di lapangan demi keamanan bersama. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi memantau kawasan Watu Ulo dan Papuma selama musim libur ini, pungkasnya.(Nur/Tp)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru