RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Apel Perdana Pascalebaran, Kapolda Sumsel Soroti Arus Balik, Karhutla, dan Sinergi Lintas Sektor

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 06:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG //TintaPos.Com//-Memasuki hari pertama kerja usai cuti bersama Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho memimpin apel pagi sekaligus halal bihalal bersama jajaran di Halaman Mapolda Sumsel, Rabu (25/3/2026) pukul 07.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, serta seluruh Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Sumsel.

Momentum ini menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas kedinasan sekaligus ajang konsolidasi internal untuk menyelaraskan arah kebijakan Polda Sumsel pascalebaran.

Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadhan, Idul Fitri, hingga Hari Raya Nyepi.

Menurut Kapolda, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, ASN, serta seluruh elemen masyarakat.

“Keberhasilan pengamanan ini adalah hasil kerja bersama. Ini menjadi modal kepercayaan publik yang harus kita jaga dan tingkatkan,” tegas Kapolda.

Kapolda menegaskan bahwa meskipun telah memasuki masa kerja normal, Operasi Ketupat 2026 belum resmi berakhir dan masih berlangsung hingga pukul 24.00 WIB.

Seluruh personel diminta tetap siaga penuh, khususnya dalam memantau dinamika arus balik dan situasi kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.

Instruksi ini menegaskan komitmen Polda Sumsel untuk menutup rangkaian operasi dengan standar pengamanan tertinggi.

Selain pengamanan arus balik, Kapolda juga menyoroti potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebagai ancaman yang harus diantisipasi sejak dini.

Berdasarkan data dan prediksi BMKG, musim kemarau tahun 2026 diperkirakan datang lebih awal dan cenderung lebih kering dibandingkan tahun sebelumnya, dengan puncak terjadi pada Juli hingga Agustus.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan titik panas (hotspot) yang dapat berkembang menjadi kebakaran.

Baca Juga:  Sekcam Bekasi Timur Respons Jalan Rusak di Aren Jaya, Ajak RW dan Warga Aktif Melapor

Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera memperkuat langkah mitigasi, termasuk:
* Sinergi lintas instansi
* Pemetaan wilayah rawan
* Edukasi kepada masyarakat
* Pencegahan praktik pembakaran lahan

“Karhutla tidak bisa ditangani secara sektoral. Kita harus bergerak bersama dan lakukan pencegahan sejak dini,” tegas Kapolda.

Kapolda juga memberikan penekanan tegas kepada seluruh Satuan Kerja (Satker) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja dan penyerapan anggaran tahun 2026.

Ia menegaskan bahwa kinerja institusi tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Program kerja tidak boleh hanya selesai di atas kertas. Harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Apel pagi dilanjutkan dengan kegiatan halal bihalal yang diwarnai saling bersalaman antar personel.

Momentum ini menjadi simbol penguatan soliditas internal sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan kepemimpinan yang responsif dan terarah.

“Kapolda tidak hanya mengapresiasi capaian, tetapi juga langsung memetakan tantangan ke depan. Ini menunjukkan Polda Sumsel selalu siap menghadapi dinamika yang berkembang,” ujarnya.

Apel perdana dan halal bihalal Idul Fitri 1447 H ini menegaskan bahwa Polda Sumatera Selatan tidak berhenti pada momen seremonial, melainkan langsung bergerak menghadapi tantangan ke depan.

Di bawah kepemimpinan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, seluruh jajaran berkomitmen untuk Menuntaskan Operasi Ketupat 2026 dengan optimal, Mengantisipasi Karhutla secara proaktif serta Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Polda Sumsel hadir sebagai institusi yang responsif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru