RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

HARGA BBM TIDAK NAIK, DASCO MINTA MASYARAKAT JANGAN PANIK BELI ATAU TIMBUN

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta , //Tintapos.com// – Wakil Ketua DPR RI Prof. Dr. Ir. Sufmi Dasco Ahmad, SH, MH mengapresiasi kebijakan pemerintah yang memastikan tidak akan menyesuaikan atau menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) baik subsidi maupun nonsubsidi, menjawab isu yang beredar soal kenaikan harga pada 1 April 2026.

“Baru saja diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara bahwa pemerintah belum berencana melakukan penyesuaian harga BBM. Mulai besok, harga akan tetap sama sehingga masyarakat tidak perlu panik,” ujar Dasco saat konferensi pers di Kompleks Parlemen, Selasa (31/3/2026).

Dia mengaku telah memantau situasi di lapangan, di mana beberapa SPBU di berbagai daerah mengalami antrean akibat rumor kenaikan harga. “Masyarakat tidak perlu antre atau bahkan menimbun BBM. Stok nasional saat ini cukup aman dan pemerintah juga belum mengeluarkan kebijakan pembatasan pembelian,” jelasnya.

Baca Juga:  Shalat Idul Fitri 1447 H Warga Sekitar di Masjid Al-Amin Kelurahan aren jaya kecamatan Bekasi timur

Keputusan untuk mempertahankan harga BBM diambil setelah pemerintah melakukan koordinasi dengan Kementerian ESDM dan PT Pertamina (Persero), serta mendengarkan masukan dari berbagai pihak termasuk DPR RI, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi telah menyampaikan bahwa Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat. Komitmennya adalah terus memantau dan menjaga kebutuhan masyarakat akan BBM,” ujar Dasco.

Sebelumnya, Istana juga telah secara resmi membantah adanya rencana kenaikan harga BBM pada bulan April, menegaskan bahwa pemerintah memilih menahan gejolak ketimbang menaikkan harga yang berdampak pada daya beli masyarakat.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru