RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Cabai Rawit di Buol Naik Signifikan, Kepala UPT Pasar Ungkap Penyebabnya

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 05:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL, //Tintapos.com// – Pantauan harga bahan pokok di Pasar Kampung Bugis, Kabupaten Buol, menunjukkan kondisi yang relatif stabil untuk sebagian besar komoditas. Meski demikian, kenaikan harga cukup signifikan terjadi pada komoditas cabai rawit.

Kepala UPT Pasar Kampung Bugis, Rahman Lasangi, mengungkapkan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok masih berada dalam kategori terkendali. Namun, harga cabai rawit mengalami lonjakan dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan data terbaru pada Senin (6/4/2026), harga cabai rawit yang sebelumnya berada di kisaran Rp65.000 per kilogram kini naik menjadi Rp75.000 per kilogram. Kenaikan ini dipicu oleh tingginya permintaan konsumen yang tidak diimbangi dengan ketersediaan stok di pasaran.

Sementara itu, untuk komoditas lainnya terpantau masih normal. Harga cabai merah keriting berada di kisaran Rp45.000 per kilogram, sedangkan bawang merah dan bawang putih masing-masing dijual seharga Rp40.000 per kilogram.

Baca Juga:  Resmob Polres Bitung Ungkap Cepat Kasus Penganiayaan di Pateten Satu, Pelaku Diamankan Kurang dari Dua Jam

“Permintaan yang tinggi sementara stok terbatas menjadi salah satu penyebab utama kenaikan harga, khususnya pada cabai rawit,” jelas Rahman saat memberikan keterangan di lokasi pasar.

Terkait kondisi ini, pihak pengelola pasar mengimbau para pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang. Tindakan penimbunan dikhawatirkan dapat memperparah stabilitas harga dan mengganggu ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Rahman juga menegaskan agar seluruh pedagang tetap mematuhi aturan pemerintah dalam menjaga kestabilan harga. Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan berkala guna memastikan distribusi pangan tetap lancar.

Pemerintah setempat melalui UPT Pasar akan terus mengawasi dinamika pasar. Langkah ini diambil untuk menjamin harga kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat di tengah fluktuasi permintaan.

Berita Terkait

Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 11:11

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU GONCANGKAN DIKPORA DAN BKPSDM KOTA BIMA: TEGAKKAN HUKUM TERHADAP OKNUM GURU YANG JADI RENTENIR ILEGAL

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:37

BAPEKA-NTB: BERDASARKAN DATA BPJS KETENAGAKERJAAN BIMA — PT PRIBUMI CAHAYA AGUNG UTAMA HANYA BERI 2 DARI 4 PROGRAM JAMINAN SOSIAL, ANCAMAN PENUTUPAN OPERASIONAL

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:34

FIRGIAWAN, S.H. – WUJUD IMPIAN DAN PERJUANGAN, BERKAT DOA DAN PENGORBANAN ORANG TUA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:22

KETUA RT WINDRA KECEWA: LURAH TIDAK TEGAS SANKSI PENYIMPANGAN KOORDINATOR EL, SEAKAN MEMBERIKAN RUANG PENGAMBILAN JABATAN

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:48

Proyek Rp344 Juta Tanpa Papan, Lalu Ditempel di Pohon — BAPEKA-NTB: Itu Melanggar Semua Aturan.Di Sorot Pinjam Perusahaan

Berita Terbaru