RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Diduga Salip Kendaraan, Tabrakan Truk Batu Bara di Muratara Renggut Satu Nyawa

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 10:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muratara //TintaPos.Com// — Kecelakaan lalu lintas maut melibatkan dua unit dump truck pengangkut batu bara terjadi di Jalan Hauling Km 108,5, Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, Kamis sore, 9 April 2026, sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan dua korban lainnya mengalami luka-luka.

Jajaran Satreskrim dan Unit Laka Satlantas Polres Musi Rawas Utara langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, serta mengamankan area guna memastikan situasi tetap kondusif.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial T.H. (40), pengemudi dump truck milik PT DSB, warga Kabupaten Ogan Ilir. Korban ditemukan dalam kondisi terjebak di dalam kabin kendaraan yang terbakar sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.

Sementara itu, dua korban luka yakni M.R. (17), pengemudi dump truck milik PT IPLS, dan M.R.S. (29), penumpang kendaraan yang sama, berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api. Keduanya langsung mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Rawas Ilir sebelum dirujuk ke RS Siloam Lubuk Linggau untuk perawatan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lapangan, kecelakaan bermula saat dump truck milik PT IPLS yang dikemudikan M.R. melaju dari arah Desa Ketapat Bening menuju Desa Macan Sakti dengan muatan batu bara. Pada saat yang sama, dari arah berlawanan, dump truck milik PT DSB yang dikemudikan T.H. melaju tanpa muatan.

Selanjutnya, pengemudi dump truck PT DSB diduga melakukan manuver menyalip kendaraan lain di depannya. Menyikapi kondisi tersebut, pengemudi dump truck PT IPLS berupaya menghindar dengan membanting setir ke arah kanan. Namun, pada waktu bersamaan kendaraan dari arah berlawanan juga bergerak ke arah yang sama sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Baca Juga:  Polres Lubuk Linggau Ungkap Peredaran Sabu, Kurir Muda Ditangkap di Jalan Tapak Lebar

Benturan keras menyebabkan bagian depan kedua kendaraan terbakar. Kobaran api dengan cepat membesar sehingga salah satu pengemudi tidak sempat keluar dari kabin.

Petugas kepolisian telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari olah TKP bersama Tim Identifikasi, koordinasi lintas fungsi antara Satreskrim dan Satlantas, hingga evakuasi korban dan pengamanan lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat dan profesional. “Personel kami telah bergerak cepat sejak awal kejadian, melakukan olah TKP secara komprehensif, serta memastikan korban luka mendapatkan penanganan medis dengan segera. Proses penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Polda Sumsel mengimbau seluruh pengemudi kendaraan berat, khususnya yang beroperasi di jalur hauling batu bara, untuk selalu mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan manuver berisiko tinggi. Kepatuhan terhadap standar operasional menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan fatal di jalur tersebut.

Polda Sumatera Selatan memastikan perkembangan penanganan kasus ini akan disampaikan secara transparan kepada publik serta terus berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan.
(Jon TP)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru