RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Penonton Tak Kuasa Menahan Goyang,Ketika Ajeng Febria Mengguncang Panggung

- Penulis

Minggu, 12 April 2026 - 05:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumajang //TintaPos.Com// – Nama Ajeng Febria menjadi pusat ledakan energi saat naik ke panggung konser “Sugeng Dalu” di Lumajang.Puncaknya datang ketika Ajeng menaikkan tempo.Musik dipacu lebih cepat, dan massa pun ikut terseret. Lumajang malam itu berubah jadi lautan goyang tak terkendali, penuh energi, dan nyaris meledak.

Begitu langkahnya menyentuh panggung, suasana yang semula syahdu berubah liar ritme menghentak, sorotan lampu menari, dan ribuan penonton seketika kehilangan kendali.

Dentuman musik langsung menyambar. Ajeng tak memberi jeda. Dengan suara yang tajam dan penuh tenaga, ia meluncurkan lagu demi lagu yang memancing reaksi spontan: pinggul bergoyang, tangan terangkat, dan teriakan histeris membelah malam. Tak ada yang diam semua larut dalam irama.

Di barisan depan, penonton berdesakan, ikut bernyanyi tanpa ragu. Di bagian belakang, gelombang goyangan tetap terasa, seolah panggung mengirim getaran hingga ke titik terjauh. Ajeng menguasai semuanya gestur, suara, hingga interaksi yang membuat penonton merasa dilibatkan secara personal.

“Ini bukan sekadar nyanyi, ini ngajak semua orang hidup di lagu,” teriak seorang penonton di tengah riuhnya suasana.

Penampilan Ajeng Febria bukan hanya menghibur. Ia mengguncang. Ia memaksa penonton untuk bergerak, merasakan, dan tenggelam dalam euforia yang sulit dilupakan.

Lumajang tak diberi kesempatan untuk bernapas lega. Saat konser “Sugeng Dalu” mendekati garis akhir, panggung justru memuncak dalam ledakan yang tak terduga. Nama Denny Caknan diumumkan sebagai guest star penutup dan seketika, suasana berubah dari ramai menjadi menggila.

Baca Juga:  PENJELASAN KADIS DLH TERKAIT PENEBANGAN POHON DI TAMAN RIA DINILAI BELUM MEMUASKAN, BAPEKA MINTA DOKUMEN AMDAL DIPERTANGGUNGJAWABKAN

Sorak penonton meledak sebelum nada pertama dimainkan. Begitu Denny muncul, ribuan orang serempak maju, menciptakan gelombang manusia yang berguncang di bawah cahaya panggung. Lagu-lagu andalannya dilantunkan tanpa jeda, disambut koor massal yang menggema seperti badai.

Tak ada yang sekadar menonton. Semua ikut bernyanyi, berteriak, bahkan melonjak mengikuti irama. Lirik-lirik yang sudah melekat di kepala penonton dilantunkan penuh emosi tentang cinta, patah hati, dan kerinduan yang terasa begitu dekat dengan kehidupan mereka.

Panggung berubah menjadi pusat euforia. Denny bukan hanya tampil ia mengendalikan ribuan emosi sekaligus. Setiap bait yang ia nyanyikan disambut histeria, setiap jeda dipenuhi teriakan yang tak kunjung reda.

Konser “Sugeng Dalu” di Lumajang resmi berakhir. Tapi gema suara Denny Caknan masih terasa mengendap di udara, meninggalkan jejak euforia yang sulit dilupakan Malam yang semula panjang terasa singkat.

Saat lagu terakhir ditutup, penonton masih enggan beranjak. Mereka tahu ini bukan sekadar konser penutup, ini adalah klimaks yang mengunci kenangan.(DO’A).

Berita Terkait

KETUA UMUM GANISA: Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia Peduli Generasi Penerus Bangsa Bersama kita Wujudkan Indonesia Emas
BAZNAS Kota Padang Buka Program Bantuan Penyelesaian Tugas Akhir bagi Mahasiswa
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..
Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p
LPPK-NTB AKSI DI BRI CABANG BIMA: TOLAK PRAKTIK ASURANSI YANG TAK BERDASAR HUKUM DAN MERUGIKAN MASYARAKAT ,HANYA MENGUNTUNGKAN BANK
Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan
Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:53

BAZNAS Kota Padang Buka Program Bantuan Penyelesaian Tugas Akhir bagi Mahasiswa

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:03

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:40

Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:43

LPPK-NTB AKSI DI BRI CABANG BIMA: TOLAK PRAKTIK ASURANSI YANG TAK BERDASAR HUKUM DAN MERUGIKAN MASYARAKAT ,HANYA MENGUNTUNGKAN BANK

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:38

Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:18

Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:17

Residivis Curanmor Ditangkap, Polda Sumsel Bongkar Penipuan Digital Berkedok Bhayangkara Run 2026

Berita Terbaru