RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

DPRD Tolitoli Tekankan Pengawasan Pupuk dan Pestisida di Wilayah Perbatasan

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 05:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolitoli, //Tintapos.com// – Anggota DPRD Kabupaten Tolitoli, Jemi Yusuf, menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap peredaran pupuk dan pestisida di wilayah perbatasan. Hal tersebut disampaikan usai kegiatan konsultasi di Direktorat Pupuk dan Pestisida, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementerian Pertanian RI, pada Kamis, 9 April 2026.

Menurut Jemi Yusuf, Kabupaten Tolitoli memiliki posisi strategis sebagai daerah terluar dengan akses jalur distribusi melalui sejumlah pelabuhan. Kondisi ini dinilai meningkatkan potensi masuknya pupuk dan pestisida ilegal ke wilayah tersebut.

Ia menyebutkan, keberadaan pelabuhan seperti Pelabuhan Dede, Dermaga Ferry Tanjung Batu, dan Pelabuhan Tradisional Haji Hayun menjadi jalur keluar-masuk barang yang perlu diawasi secara ketat.

Dalam konteks tersebut, Jemi Yusuf menilai peran Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) perlu dioptimalkan. KP3 memiliki fungsi untuk memastikan legalitas produk, menjaga mutu, serta mencegah peredaran bahan berbahaya dan beracun.

Baca Juga:  Pemkab Bogor Siap Perkuat Pendidikan Madrasah

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan pengawasan. Menurutnya, pengawasan yang efektif memerlukan koordinasi antara pemerintah daerah, aparat, dan instansi terkait.

Jemi Yusuf juga menyampaikan bahwa adanya alokasi anggaran KP3 dari pemerintah pusat pada tahun 2026 diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan di daerah.

Ia menegaskan bahwa pengawasan pupuk dan pestisida memiliki dampak langsung terhadap produktivitas pertanian serta kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, langkah penguatan pengawasan dinilai penting untuk melindungi kepentingan petani.

Upaya ini diharapkan dapat mencegah peredaran produk ilegal serta memastikan ketersediaan pupuk dan pestisida yang aman dan sesuai standar bagi masyarakat.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru