RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Peresmian Kampung Nelayan Banagan Masih Menunggu Jadwal Presiden

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 05:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolitoli, //Tintapos.com// – Rencana peresmian Kampung Nelayan Banagan di Kabupaten Tolitoli hingga saat ini masih menunggu kepastian jadwal kunjungan Presiden Republik Indonesia. Pemerintah daerah menyebutkan agenda tersebut masih dalam tahap perencanaan dan menyesuaikan dengan jadwal Presiden.

Berdasarkan informasi per April 2026, rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Tolitoli telah dibahas sejak awal tahun. Agenda tersebut mencakup peresmian Kampung Nelayan Banagan serta Koperasi Merah Putih di wilayah Nalu.

Bupati Tolitoli, Amran Hi. Yahya, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada jadwal resmi yang ditetapkan. Hal ini disebabkan padatnya agenda Presiden sehingga penjadwalan kunjungan masih menunggu konfirmasi dari pihak Sekretariat Negara.

Di sisi lain, progres pembangunan Kampung Nelayan Banagan dilaporkan telah selesai dan siap digunakan. Proyek tersebut bahkan disebut sebagai salah satu pembangunan kampung nelayan dengan penyelesaian tercepat di tingkat nasional.

Baca Juga:  Aset Damkarmat Jember Terlantar di Terminal Pakusari: Dua Truk dan Satu Pickup Dipreteli, Banyak Sparepart Hilang

Program pembangunan kampung nelayan merupakan bagian dari agenda pemerintah pusat yang menargetkan penyelesaian 100 titik kampung nelayan hingga akhir Mei 2026. Peresmian di Tolitoli berpotensi diselaraskan dengan agenda nasional tersebut.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa rencana peresmian tetap berjalan, namun waktu pelaksanaannya masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.

Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kesiapan lingkungan, termasuk kebersihan dan penataan kawasan, sebagai bentuk dukungan terhadap rencana kunjungan kerja Presiden.

Kepastian jadwal diharapkan dapat segera diumumkan setelah adanya koordinasi lanjutan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru