RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Pertamina gelar operasi pasar elpiji jaga stabilitas harga di Jember

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 02:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember, //Tintapos.com// – PT Pertamina Patra Niaga mengelar operasi pasar elpiji 3 kilogram untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang sempat dikabarkan mengalami kelangkaan dan harganya melebihi harga eceran tertinggi (HET) di tingkat pengecer di wilayah setempat.

Kami bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melaksanaan operasi pasar secara bertahap di 31 kecamatan, namun hingga kini sudah terealisasi di lima kecamatan,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi dalam keterangan diterima di Jember, Rabu.22/4/2026

Menurut dia, operasi pasar dilaksanakan di lima kecamatan dengan total penyaluran sebanyak 1.500 tabung dengan alokasi per kecamatan sebanyak 300 tabung atau menyesuaikan kebutuhan di lapangan dan kegiatan operasi pasar masih akan terus dilaksanakan menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

Rencana awal dilaksanakan di 31 titik kecamatan di Kabupaten Jember dengan periode tanggal 20 April sampai dengan 4 Mei 2026, sehingga kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang karena stok elpiji 3 kg dipastikan aman,” tuturnya.

Ia mengatakan pihak Pertamina memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, salah satunya elpiji dan dalam proses distribusi, Pertamina masif melakukan pemantauan di lapangan sebagai upaya memastikan stok mencukupi dan elpiji digunakan sesuai peruntukannya.

Sepanjang bulan April 2026, isu pasokan dan distribusi elpiji 3 kg cukup ramai di kalangan masyarakat Kabupaten Jember dan sekitarnya, sehingga untuk menyikapi hal itu maka Pertamina Patra Niaga masif melaksanakan pengecekan lapangan mulai dari stok, isu distribusi, hingga mitigasi lanjutan.

Stok di Jember dipastikan aman dan mencukupi. Pengecekan telah dilakukan dan kami pastikan penyaluran berjalan normal dan lancar dari level Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) hingga pangkalan,” tuturnya.

Baca Juga:  HEBOH! KANTOR DESA SAMPUNGU HANGUS DIBAKAR DINI HARI, POLISI TEMUKAN BARANG BUKTI MENCURIAT: BOTOL BERBAU SOLAR , ALAT HISAP DAN KARET BAN Diduga Bukan Kebakaran Biasa, Polres Bima Pastikan Ada Unsur Kesengajaan .

Sebagai langkah mitigasi, lanjut dia, Pertamina telah melaksanakan penyaluran tambahan sepanjang bulan April 2026, mulai dari momen usai Idul Fitri, libur panjang perayaan Paskah, hingga pada hari-hari tertentu menyesuaikan kondisi di lapangan dan puncaknya dilaksanakan operasi pasar sebagai upaya mitigasi lanjutan normalisasi distribusi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan elpiji sesuai peruntukannya untuk mencapai tujuan bersama bahwa elpiji subsidi tepat sasaran,” katanya.

Ia mengatakan Pertamina juga mengimbau masyarakat melakukan pembelian di pangkalan resmi Pertamina agar bisa mendapatkan harga sesuai HET yakni sebesar Rp18 ribu dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai.

“Masyarakat dapat mengakses titik terdekat lokasi pangkalan pada website https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg,” ujarnya.

Pelaksanaan operasi pasar elpiji tersebut disambut antusias oleh masyarakat, sehingga ibu-ibu rumah tangga menyerbu operasi pasar tersebut dengan membawa tabung kosong.

“Kalau saya beli di toko sebesar Rp23 ribu per tabung, namun di lokasi operasi pasar harganya hanya Rp18 ribu per tabung, sehingga kegiatan operasi pasar itu sangat membantu,” kata Ely, salah seorang warga di Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember.

Pantauan di lapangan, harga elpiji 3 kg berkisar Rp23 ribu hingga Rp25 ribu di tingkat pengecer atau toko, namun masyarakat tetap membeli elpiji tersebut karena memang butuh untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, pemerintah menetapkan beberapa persyaratan bagi masyarakat yang ingin membeli elpiji dalam operasi pasar tersebut yakni wajib membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) untuk mengantisipasi pembelian dalam jumlah besar oleh pihak tertentu.

(Nur/Tp)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru