RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Ojol Di Beri Hadiah Bogem Mentah Oleh Oknum Polisi

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 12:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo //TintaPos.Com// – Peristiwa itu terjadi pada Kamis (23/4) dini hari dipicu kesalahpahaman.Pelaku menganiaya karena diduga cemburu buta dan mengira korban selingkuhan pacarnya.

Seorang driver ojek online (ojol) di Situbondo bernama Hanif (28) menjadi korban penganiayaan oknum anggota Polres Situbondo berinisial DK.

Kasus ini sempat berujung laporan kepolisian sebelum akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan meski nanti proses internal kepolisian tetap berjalan.

Berikut sederet beberapa fakta yang terungkap dari peristiwa tersebut.

1. Korban dihajar usai menurunkan penumpang

Setelah sampai di tujuan dan perjalanan selesai, Hanif langsung dihadang dan di pukuli serta dianiaya oleh pelaku. Akibatnya, korban mengalami luka lebam di mata kanan serta luka robek di pipi kanan, meskipun ia telah berulang kali menjelaskan bahwa dirinya hanya seorang driver ojol.

2. Penganiayaan dipicu cemburu buta

Peristiwa bermula saat Hanif mengantarkan seorang penumpang perempuan. Tanpa diketahui identitas korban, perempuan tersebut ternyata adalah pacar DK. Pelaku kemudian tersulut emosi di sertai bogem mentah Tampa mendengarkan penjelasan dan mengira Hanif memiliki hubungan khusus dengan pacarnya.

Baca Juga:  Anggota TNI AU Lanud Sam Ratulangi dan Fasi Sulut Gelar Latihan Penyegaran Terbang Paramotor dan Paralayang di Desa Wisata Dunu, Gorontalo Utara

3. Pelaku juga melakukan kekerasan terhadap pacarnya

Tak hanya kepada Hanif, DK juga dilaporkan melakukan kekerasan terhadap pacarnya di lokasi kejadian. Kedua korban sempat melaporkan kasus ini ke polisi sebelum akhirnya diselesaikan melalui mediasi.

4. Kasus pidana berakhir damai

Meski perkara pidana diselesaikan secara kekeluargaan, Polres Situbondo memastikan penanganan internal tetap dilakukan.

“Meskipun tindak pidananya berakhir kekeluargaan dan damai, kami tetap tindak lanjuti secara internal,” kata Komang kepada wartawan, Jumat (24/4/2026).

Ia menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu arahan pimpinan.

“Kami lihat dulu nanti proses penyelidikan internal dan kami juga menunggu disposisi dari pimpinan untuk memastikan apakah ini pelanggaran disiplin atau kode etik,” lanjut Komang.

5. Polisi klarifikasi status pelaku usai rumor beredar

Di tengah kasus ini, muncul kabar di media sosial yang menyebut DK telah memiliki istri. Informasi tersebut kemudian diluruskan oleh pihak kepolisian.”Perlu diluruskan bahwa anggota tersebut (pelaku) statusnya duda,” tulis akun resmi @polres_situbondo.(DO’A)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru