RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Besuk Pacar di Lapas Banyuwangi, Seorang Perempuan Kepergok Selundupkan Sabu

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 13:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, //Tintapos.com //- Seorang perempuan berinisial EM (27), warga Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, kepergok membawa dua paket sabu saat hendak menjenguk pacarnya di Lapas Kelas IIA Banyuwangi. Sabu tersebut diduga hendak diselundupkan untuk tahanan berinisial LK yang baru ditahan selama dua bulan.
EM tiba di Lapas Kelas IIA Banyuwangi sekitar pukul 09.20 WIB. Saat menjalani pemeriksaan, gerak-geriknya mencurigakan. Ia bahkan sempat panik dan keluar saat hendak dilakukan penggeledahan badan oleh petugas.

Setelah masuk sekitar pukul 10.00 yang bersangkutan mau dilakukan penggeledahan badan ada gelagat yang mencurigakan seolah-olah menghindar dan tiba-tiba menuju keluar pintu satu,” ungkap Kepala Lapas kelas II A Banyuwangi Solichin, Selasa 28/4/2026, ke awak media.

Baca Juga:  Polsek Batuceper Amankan 49.500 Butir Tramadol Ilegal, Diduga Jaringan Peredaran Obat Keras

Melihat gelagat pengunjung yang mencurigakan tersebut, petugas pun melakukan pengintaian dan melihat yang bersangkutan membuang sebuah barang ke tempat sampah.
Setelah diikuti oleh petugas, dan diperiksa tempat sampahnya. Benar saja, diketemukan ada 1 paket yang diduga sabu di tempat sampah,” jelas Solichin.

Untuk memastikan adanya barang yang lain, petugas melanjutkan penggeledahan terhadap barang-barang bawaan EM. Dari hasil penggeledahan tersebut, Solichin menyebut ada temuan 1 paket barang lainnya.
Selanjutnya penggeledahan barang bawaan dan ternyata di dompet ada barang lagi yang satunya,” tambah Solichin.
Setelah diketemukan 2 paket narkoba jenis sabu, petugas melapor kepada kepala kantor untuk melakukan tindak lanjut kasus tersebut.

(Tim/Nyap)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru