RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Keluarga Korban Desak Polisi Segera Tangkap DPO Kasus Pembunuhan Berencana di Ngali Belo

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 04:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bima //TintaPos.Com// — Keluarga korban pembunuhan berencana yang terjadi di wilayah Ngali Belo pada 8 Desember 2023 mendesak Polres Bima Kabupaten untuk segera menangkap satu pelaku yang hingga kini masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Pelaku yang dimaksud diketahui bernama Hermansyah alias Here. Hingga saat ini, yang bersangkutan belum berhasil diamankan, meskipun identitasnya telah dikantongi aparat penegak hukum sejak lama.

Perwakilan keluarga korban menyampaikan kekecewaannya terhadap lambannya proses penangkapan pelaku. Mereka menilai, keberadaan Hermansyah yang masih bebas menimbulkan rasa tidak aman dan memperpanjang penderitaan keluarga korban yang hingga kini masih menanti keadilan sepenuhnya ditegakkan.

“Kami meminta keseriusan aparat kepolisian, khususnya Polres Bima Kabupaten, untuk segera menangkap pelaku yang masih buron. Semua pelaku harus bertanggung jawab atas perbuatannya,” ujar salah satu anggota keluarga korban.

Dalam kasus ini, empat pelaku lainnya telah lebih dulu ditangkap, diadili, dan dijatuhi hukuman berat. Berdasarkan putusan pengadilan, para pelaku tersebut menerima vonis hukuman seumur hidup serta 20 tahun penjara.

Baca Juga:  Apri Wilianto, Pengusaha Industri Kelapa Sawit, Bagikan 200 Nasi Kotak Gratis di Jalan A. Yani

Meski demikian, keluarga korban menegaskan bahwa proses hukum belum sepenuhnya tuntas selama Hermansyah alias Here belum berhasil ditangkap dan dihadapkan ke meja hijau.

Pihak keluarga berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan upaya pencarian dan penangkapan terhadap DPO tersebut, termasuk dengan memperluas koordinasi lintas wilayah apabila diperlukan.

Kasus pembunuhan berencana ini menjadi perhatian publik di Bima dan sekitarnya, mengingat kekerasan yang terjadi serta dampak mendalam yang ditimbulkan bagi keluarga korban. Masyarakat pun diharapkan turut berperan aktif dengan memberikan informasi kepada pihak berwajib apabila mengetahui keberadaan pelaku.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terbaru dari pihak Polres Bima Kabupaten terkait perkembangan pencarian Hermansyah alias Here.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru