RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Soroti Anggaran Pendidikan, DPRD Minta Serapan Maksimal

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 11:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bondowoso //Tintapos.com// – Keterbatasan anggaran pendidikan di Kabupaten Bondowoso tahun 2026 mendapat sorotan DPRD setempat. Efisiensi anggaran hingga Rp52 miliar dinilai berdampak pada tidak tersedianya dana untuk perbaikan infrastruktur sekolah yang rusak.
Sekretaris Komisi IV DPRD Bondowoso, Abdul Majid, mengatakan persoalan ini sebenarnya sudah diprediksi sejak pembahasan KUA-PPAS 2026 pada tahun 2025. Saat itu, DPRD telah meminta pemetaan kebutuhan prioritas pendidikan, mulai dari infrastruktur hingga sumber daya manusia.
“Data itu harus terkoneksi dan masuk dalam SIPD, yang sebelumnya diinput di Dapodik. Kita sesuaikan dengan fakta di lapangan,” kata Majid, Rabu (29/4/2026) saat dikonfirmasi awak media

Namun, pada November 2025 terjadi koreksi anggaran pendidikan sekitar Rp52 miliar akibat kebijakan efisiensi. Dampaknya, sejumlah program yang sebelumnya direncanakan menjadi tidak dapat dilaksanakan.
“Artinya, yang biasanya ada, sekarang menjadi tidak ada,” ujarnya.
Ia menegaskan, meskipun sektor pendidikan memiliki porsi anggaran terbesar, sebagian besar dialokasikan untuk belanja pegawai seperti gaji dan tunjangan ASN, PPPK, serta tenaga pendidikan lainnya.
Selain persoalan anggaran, Majid juga menyoroti berbagai tantangan lain di sektor pendidikan. Di antaranya ratusan kepala sekolah yang belum definitif, distribusi guru yang belum merata, serta permasalahan rombongan belajar di wilayah pinggiran.
Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Majid pun mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Pendidikan, untuk meningkatkan serapan anggaran agar manfaatnya dirasakan masyarakat.
“Kalau bisa 100 persen terserap sebelum perubahan anggaran. Biar pemerintah pusat tahu bahwa anggaran di Bondowoso sudah dimanfaatkan maksimal,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pebalap Muda Tolitoli Raih Juara di Yamaha Cup Race 2026

(Eko,Tp)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru