RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Diduga Minim Transparansi, Warga Pertanyakan Kinerja Kejari Gunungsitoli

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungsitoli, //TintaPos.Com// – 30 April 2026 — Kekecewaan masyarakat terhadap lambannya penanganan laporan kembali mencuat. Puluhan warga yang tergabung dalam organisasi FARPKeN bersama masyarakat dari Nias Utara, Nias Barat, dan Kota Gunungsitoli menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Kamis (30/04/2026).

Aksi yang dipimpin Helpin Zebua tersebut berlangsung tertib dan kondusif. Meski tanpa kericuhan, suara kekecewaan terdengar lantang dari para peserta aksi yang menilai sejumlah laporan yang telah diajukan sejak tahun sebelumnya belum menunjukkan kejelasan.

Dalam orasinya, massa mempertanyakan komitmen Kejari Gunungsitoli dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Mereka menilai proses yang berjalan terkesan lambat dan minim transparansi.

Perwakilan Kejari Gunungsitoli, Y. Hulu, yang menemui massa menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap laporan yang dimaksud.

> “Kami masih melakukan penyelidikan, dan hasilnya akan kami sampaikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Namun, pernyataan tersebut belum mampu meredakan kegelisahan warga. Koordinator aksi, Helpin Zebua, menyoroti adanya perbedaan penanganan kasus yang dinilai menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Polsek Rantau Bayur Gerakkan Warga Desa Talang Kemang Dukung Program Swasembada Pangan

Ia menyinggung kasus di RSUD Pratama yang hingga kini disebut belum memiliki kejelasan terkait nilai kerugian negara maupun perkembangan hukumnya. Sementara di sisi lain, terdapat kasus lain yang disebut telah diketahui nilai kerugiannya namun penyelesaiannya dilakukan melalui pengembalian secara bertahap.

Situasi ini memunculkan berbagai persepsi di tengah masyarakat mengenai konsistensi penegakan hukum.

Sebagai bentuk protes, sebagian warga bahkan menyatakan akan mempertimbangkan untuk mencabut laporan yang telah mereka ajukan sebelumnya.

Aksi damai pun berakhir dengan tertib, namun meninggalkan catatan penting: harapan masyarakat akan transparansi dan kepastian hukum yang lebih jelas dari pihak penegak hukum di daerah tersebut.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi lanjutan dari pimpinan Kejari Gunungsitoli terkait tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut. (Deni Zega)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru