RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Dulu Ditertawakan, Kini Jadi Kebanggaan: Pabrik Hilirisasi Karet Kuansing Mulai Beroperasi

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOPAH //TintaPos.Com// — Gagasan pembangunan pabrik hilirisasi karet di Desa Titian Modang, Kecamatan Kuantan Tengah, yang semula sempat diragukan, kini mulai membuahkan hasil dan menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi.

Kepala Desa Titian Modang Kopah, Nasrun, menyampaikan apresiasinya atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam menghadirkan pabrik hilirisasi karet ( Kojai) di wilayahnya.

Menurutnya, kehadiran pabrik tersebut merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani karet di Kuansing.

“Awalnya banyak yang menertawakan dan meragukan gagasan Bupati H. Suhardiman Amby, tentang Pabrik KOJAI ini.

Namun berkat kesungguhan beliau untuk mensejahterakan masyarakat, akhirnya pabrik hilirisasi karet ini dapat diresmikan dan mulai difungsikan,” ujar Nasrun saat mendampingi kunjungan Bupati, Selasa (05/05/2026) malam.

Nasrun menambahkan, hasil produksi awal dari pabrik tersebut kini sudah mulai terlihat. Ia berharap produk olahan karet yang dihasilkan dapat segera dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga memenuhi kebutuhan ban sepeda motor di Kuantan Singingi.

“Sekarang hasil produksinya sudah mulai tampak. Kita berharap ini segera bisa digunakan masyarakat secara luas, bahkan kalau memungkinkan dapat memenuhi kebutuhan ban motor di Kuantan Singingi,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, menegaskan bahwa pabrik pengolahan karet di Desa Titian Modang merupakan pabrik hilirisasi karet pertama di Provinsi Riau. Kehadirannya diyakini akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya petani karet.

Baca Juga:  Diduga Oknum Anggota DPRD Kuansing berinisial GI menjadi penyedia Lahan PETI Stingkai di TENGAH KOTA!!

Menurut Bupati, salah satu keuntungan utama dari keberadaan pabrik tersebut adalah semakin pendeknya jarak angkut hasil panen petani.

Kondisi ini akan menekan biaya transportasi dan pembongkaran, sehingga berdampak langsung pada peningkatan harga jual karet di tingkat petani.

“Semakin dekat jarak angkut, semakin murah biaya pembongkaran. Tentu ini akan membuat harga jual karet petani semakin baik.

Minggu lalu harga karet sudah mencapai Rp18.500 per kilogram, dan kita berharap pekan depan bisa terus meningkat,” ujar Suhardiman kepada media.
Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Zulkarnaen dan Kepala Dinas Perkebunan Andri Yama.

Mereka melihat langsung proses pengolahan karet rakyat menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti seal gas, paving block berbahan karet, karet gelang, serta sejumlah produk turunan lainnya.
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menilai hilirisasi merupakan salah satu strategi penting untuk memperkuat nilai ekonomi komoditas perkebunan.

Melalui pengolahan di daerah sendiri, manfaat ekonomi diharapkan tidak hanya dirasakan petani, tetapi juga membuka peluang usaha serta lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Saat ini, selain pabrik hilirisasi karet di Kuantan Tengah, Kuantan Singingi juga telah memiliki Pabrik Mini Minyak Goreng (Pamigo) di Simpang Raya, Kecamatan Singingi Hilir. Kehadiran dua unit usaha hilirisasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Berita Terkait

KETUA UMUM GANISA: Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia Peduli Generasi Penerus Bangsa Bersama kita Wujudkan Indonesia Emas
BAZNAS Kota Padang Buka Program Bantuan Penyelesaian Tugas Akhir bagi Mahasiswa
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..
Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p
LPPK-NTB AKSI DI BRI CABANG BIMA: TOLAK PRAKTIK ASURANSI YANG TAK BERDASAR HUKUM DAN MERUGIKAN MASYARAKAT ,HANYA MENGUNTUNGKAN BANK
Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan
Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:53

BAZNAS Kota Padang Buka Program Bantuan Penyelesaian Tugas Akhir bagi Mahasiswa

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:38

Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:23

Antisipasi Kelangkaan dan Kemacetan, Personel Polsek Deli Tua Gencarkan Monitoring serta Pengaturan Lalu Lintas di SPBU

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:06

Mimbar Hukum Indonesia Kupas Tuntas Sengketa Harta Gono-Gini Rumah KPR dalam Webinar Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:01

HUT ke-58 BPJS Kesehatan:Menjaga Harapan Melalui Gotong Royong untuk Sehat Bersama

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:05

DPRD KOTA BIMA TANGGAPI ASPIRASI FUI: DORONG REVISI PERDA KETERTIBAN UMUM SECARA MENYELURUH

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:33

PBB Gratis Ditarget Berlaku Januari 2027, Pemkab Bondowoso Verifikasi 460 Ribu Warga Desil 1

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:16

Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Densus 88 dan Polda Sumbar Dalami Motif Pelaku

Berita Terbaru