RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Tolitoli, BMKG Imbau Warga Tetap Waspada

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 06:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolitoli, //Tintapos.com// – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Minggu (10/5/2026) malam. Guncangan gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat di Tolitoli hingga Kabupaten Buol.

Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 19.24 WIB. Pusat gempa berada di laut sekitar 60 kilometer barat laut Tolitoli dengan kedalaman 8 kilometer.

BMKG mencatat koordinat gempa berada di 1,24 Lintang Selatan dan 133,85 Bujur Timur. Intensitas getaran gempa dirasakan pada skala II hingga III Modified Mercalli Intensity (MMI) di wilayah Tolitoli dan Buol. Pada skala tersebut, getaran dapat dirasakan nyata di dalam rumah dan menyebabkan benda ringan bergoyang.

Baca Juga:  YAYASAN GANISA DPD KABUPATEN LAMPUNG UTARA BAGIKAN TAKJIL, WUJUDKAN KESATUAN DAN KEPEDULIAN DI BULAN RAMADHAN

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

BMKG meminta warga agar tidak panik dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diharapkan mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi pemerintah dan BMKG.

Wilayah Sulawesi Tengah diketahui berada di kawasan rawan aktivitas tektonik sehingga memiliki potensi terjadinya gempa bumi. Oleh karena itu, kesiapsiagaan masyarakat dinilai penting untuk mengurangi risiko saat terjadi bencana.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap kondisi pascagempa guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru