Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah Nadzar Fanani yang tenggelam di Jurug Ciparay, Ahad (7/6/2026)
BOGOR //TintaPos.Com// – Tim Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Korda Bogor kembali menunjukkan komitmennya sebagai pejuang kemanusiaan. Setelah sehari sebelumnya turut melakukan pencarian bocah hanyut di Sungai Ciantan, pada Ahad (7/6/2026) personel UAR Korda Bogor turun kembali bersama Tim SAR lain mengevakuasi jenazah wisatawan asal Jakarta Timur yang dilaporkan tenggelam di Curug Ciparay, Gunung Menir, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Berdasarkan laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Jakarta, korban yang diketahui bernama Nadzar Fanani (30), pria asal Cipayung Jakarta Timur dilaporkan tenggelam pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 15.20 WIB di Curug Ciparay, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan.
Menurut keterangan saksi Eman (35), pengelola curug, korban datang ke lokasi wisata pada sore hari. Sebelum kejadian, korban sempat diingatkan agar tidak terlalu lama berada di sekitar lokasi karena kondisi cuaca dan debit air yang berpotensi membahayakan.
“Korban diduga terseret arus saat berada di dekat pusaran air yang cukup deras. Saksi yang berada di lokasi melihat korban kehilangan kendali, sebelum akhirnya tenggelam dan tidak muncul kembali ke permukaan,” kata Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, Ahad, 7 Juni 2026.
Pencarian secara manual dilakukan hingga malam hari oleh tim gabungan yang terdiri dari Rentek Rescue, Sinergi Kemanusiaan, Pamijahan Emergency Rescue, Mapala IBTA, Relawan Gunung Salak, Tentara Langit, warga setempat, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Ciasihan, serta unsur lainnya.
Namun, pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil dan terpaksa dihentikan sementara karena minimnya penerangan serta tingginya debit air yang membahayakan keselamatan personel di lapangan.
Operasi pencarian kemudian dilanjutkan pada Ahad pagi dengan metode penyelaman mulai pukul 07.00 WIB dan korban berhasil ditemukan pada pukul 09.25 WIB. Setelah ditemukan, tim SAR gabungan segera melakukan proses evakuasi dari lokasi penemuan.
“Alhamdulillah korban ditemukan pada pukul 09.25 WIB oleh Tim SAR Gabungan termasuk M. Afriansyah personel UAR Korda Bogor turut mengevakuasi jenazah korban,” ujar Ubaydillah, Ketua Tim UAR Korda Bogor yang turun di lokasi.
Menurut Kepala Kantor SAR Jakarta, saat ditemukan posisi tubuh korban berada di dasar sungai sedalam tiga meter di bawah permukaan air dengan kondisi kaki tersangkut di sela-sela bebatuan.
“Saat ditemukan posisi tubuh korban berada di dasar sungai dengan kondisi kaki tersangkut di sela-sela bebatuan, dalam kedalaman 3 meter di bawah permukaan air,” ujar Desiana Kartika Bahari.
Jasad korban saat ini telah dievakuasi dan dibawa menggunakan mobil ambulance ke rumah keluarganya di Cipayung, Jakarta Timur.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan wisata alam, khususnya di area sungai, air terjun, dan curug yang memiliki arus deras serta kondisi alam yang dapat berubah sewaktu-waktu. [AM]





















