RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

BEM KM Universitas Adzkia Gelar Diskusi Publik Bahas Apatisme Mahasiswa dan Krisis Kepemimpinan

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang //TintaPos.Com// – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Adzkia menggelar diskusi publik bertajuk Apatisme Mahasiswa terhadap Organisasi dan Krisis Kepemimpinan” di lantai satu Gedung Lama Universitas Adzkia, Sabtu (14/6/2026) sore.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai menurunnya minat mahasiswa dalam berorganisasi serta tantangan regenerasi kepemimpinan di lingkungan kampus. Diskusi berlangsung interaktif dengan dihadiri mahasiswa dari berbagai program studi yang antusias mengikuti jalannya acara.

Acara dipandu oleh Satria Perdana selaku Menteri Luar Negeri BEM KM Universitas Adzkia. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Syabib, staf Kementerian Luar Negeri BEM KM Adzkia, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para narasumber yang hadir.

Turut menjadi pemateri dalam diskusi tersebut, Iranto selaku Presiden Mahasiswa yang sedang menjabat, Haikal Fatwa selaku Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) terpilih, serta dua tokoh alumni Almadani, yaitu Andra yang pernah menjabat sebagai Ketua MPM selama dua periode dan Budiman yang merupakan Presiden Mahasiswa periode 2023/2024.

Dalam pemaparannya, para narasumber menyoroti berbagai faktor yang menyebabkan menurunnya partisipasi mahasiswa dalam organisasi kampus. Salah satu faktor yang paling banyak dibahas adalah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial yang membuat sebagian generasi muda lebih fokus pada aktivitas digital dibandingkan kegiatan pengembangan diri melalui organisasi.

Baca Juga:  PGRI Lubuk Tarok Gelar Konsolidasi, Perkuat Peran Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan Abad ke-21

Selain itu, para pemateri menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta keterampilan manajerial yang tidak selalu diperoleh di ruang perkuliahan. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk membangun kembali minat mahasiswa agar terlibat aktif dalam organisasi.

Berdasarkan hasil diskusi yang dihimpun oleh Media Tinta Pos di lokasi kegiatan, para narasumber sepakat bahwa krisis kepemimpinan yang mulai terlihat di kalangan mahasiswa tidak dapat dilepaskan dari lemahnya proses kaderisasi dan regenerasi organisasi. Mereka menekankan pentingnya penataan sistem regenerasi yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan mampu melahirkan calon-calon pemimpin yang memiliki integritas, kapasitas, serta komitmen terhadap kemajuan kampus.

Para pemateri juga menawarkan sejumlah gagasan untuk meningkatkan daya tarik organisasi kemahasiswaan, seperti menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini, memanfaatkan teknologi sebagai sarana pengembangan organisasi, serta menciptakan lingkungan organisasi yang lebih inklusif, inovatif, dan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri.

Melalui diskusi publik ini, BEM KM Universitas Adzkia berharap dapat membangun kesadaran mahasiswa akan pentingnya berorganisasi sebagai sarana pembelajaran kepemimpinan dan pengabdian. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membangkitkan kembali semangat partisipasi mahasiswa serta melahirkan generasi pemimpin yang mampu menjawab tantangan zaman di masa mendatang.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru