RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Sambut Bhayangkara ke-80: Polres Boltim Tabur Bunga Di Laut, Kenang Jasa Pahlawan Dengan Penuh Haru

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boltim //TintaPos.Com// – Nuansa haru biru dan khidmat menyelimuti Dermaga Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), pada Selasa pagi (23/06/2026).

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, jajaran Polres Boltim menggelar upacara pelarungan dan tabur bunga yang sarat makna.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.00 WITA ini bukan sekadar ritual seremonial, melainkan momen sakral untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa dan anggota Polri yang telah gugur demi menjaga kedaulatan NKRI.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., sebagai Inspektur Upacara. Kehadiran Ketua Bhayangkari Cabang Boltim, Ny. Joice Golfried, Wakapolres Kompol Verry A. Liwutang, para Pejabat Utama, personel, serta anggota Bhayangkari menambah kesan kebersamaan dan kekeluargaan dalam prosesi penghormatan ini.

Suasana semakin menyentuh ketika Kapolres bersama Ketua Bhayangkari dan pejabat utama melangkah menuju sisi dermaga, melemparkan rangkaian bunga ke laut sebagai simbol penghormatan abadi kepada arwah para pejuang yang telah mendahului.

Dalam amanatnya, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan menegaskan bahwa pelarungan bunga adalah bentuk refleksi mendalam, bukan agenda administratif belaka. Ia mengingatkan seluruh personel bahwa setiap tetes darah dan keringat para pendahulu adalah fondasi bagi tugas kepolisian hari ini.

“Hari Bhayangkara bukan hanya momentum memperingati lahirnya Polri, tetapi juga saat yang tepat untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya.

Baca Juga:  Sudah Pernah ada Korban Jiwa, Aktivitas PETI di Kebun Nopi Desa Bukit Pedusunan Kembali Marak

Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh personel dapat meneladani semangat pengabdian, loyalitas, dan dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres dengan suara lantang namun penuh empati.

Ia menekankan bahwa semangat HUT ke-80 harus diterjemahkan menjadi energi positif untuk meningkatkan profesionalisme dan kepercayaan publik.

“Setiap langkah pengabdian kita hari ini adalah kelanjutan dari perjuangan para pahlawan. Mari kita jadikan ini sebagai pengingat bahwa melayani rakyat adalah wujud nyata cinta tanah air,” tambahnya.

Rangkaian upacara berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh penghormatan, meninggalkan pesan kuat tentang pentingnya menjaga marwah institusi melalui keteladanan. Kehadiran Ny. Joice Golfried juga memberikan sentuhan kelembutan khas organisasi istri Polri, yang turut memperkuat narasi bahwa kepolisian adalah keluarga besar yang peduli terhadap sejarah dan kemanusiaan.

Dengan tema pengabdian yang terus dikedepankan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Boltim berhasil mentransformasikan rasa duka menjadi semangat berkarya.

Di tengah deburan ombak Dermaga Kotabunan, janji setia untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat kembali dikumandangkan—bukan sebagai slogan kosong, melainkan sebagai warisan suci dari para pahlawan yang namanya kini bersemayam di dasar laut dan di hati rakyat Indonesia.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru