TOLITOLI //Tintapos.com// – Pemerintah Kabupaten Tolitoli bergerak cepat membantu warga yang menjadi korban kebakaran di Kilometer 1, Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan. Bupati Tolitoli, H. Amran H. Yahya, turun langsung meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak yang masih bertahan di tenda pengungsian.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran. Dalam kesempatan itu, Bupati didampingi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Moh. Fauzan Azima, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Tolitoli.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari guna membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban selama masa tanggap darurat. Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sembari menunggu proses pemulihan berlangsung.
Bupati Amran H. Yahya mengatakan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus komitmen untuk memastikan para korban tidak menghadapi situasi sulit seorang diri.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tolitoli dan keluarga besar Partai Bulan Bintang, kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah ini. Semoga seluruh korban diberikan ketabahan dan kekuatan. Bantuan yang kami serahkan hari ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sementara dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar Bupati.
Selain menyerahkan bantuan logistik, Pemerintah Kabupaten Tolitoli juga menyiapkan langkah lanjutan untuk mempercepat proses pemulihan pascakebakaran. Salah satu program yang akan direalisasikan ialah bantuan bedah rumah sebesar Rp25 juta bagi setiap rumah yang terdampak kebakaran.
Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat membangun kembali tempat tinggal mereka sehingga aktivitas kehidupan dapat kembali berjalan secara normal.
Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga akan melakukan penimbunan lahan di lokasi terdampak sebagai bagian dari penataan kawasan sekaligus mendukung proses pembangunan kembali permukiman warga.
Menurut Bupati, penanganan pascabencana tidak cukup hanya dengan pemberian bantuan darurat, tetapi juga harus diikuti dengan program pemulihan yang mampu mengembalikan kehidupan masyarakat secara bertahap.
“Pemulihan harus dilakukan secara menyeluruh. Kami ingin masyarakat dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan menjalani aktivitas seperti sediakala. Pemerintah akan terus mendampingi hingga proses pemulihan selesai,” katanya.
Di sisi lain, para korban menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tolitoli bersama DPC PBB. Mereka mengaku kehadiran pemerintah secara langsung memberikan semangat baru di tengah kondisi sulit yang sedang dihadapi.
Salah seorang warga terdampak mengatakan bantuan yang diterima sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga selama berada di pengungsian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati beserta seluruh jajaran pemerintah dan DPC PBB. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang kehilangan rumah dan harta benda. Semoga kami bisa segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan seperti biasa,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Tolitoli memastikan proses pendampingan terhadap para korban akan terus dilakukan melalui koordinasi lintas perangkat daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus memastikan masyarakat terdampak memperoleh dukungan yang dibutuhkan hingga kondisi kembali pulih.





















