RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 07:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM
-//Tintapos.com//
SENIN, 7 SEPTEMBER 2026

Lembaga yang seharusnya menjadi penolong bagi warga yang sedang jatuh sakit, justru menjadi beban tambahan bagi keluarga pasien. Sudah tiga kali keluarga pasien bolak-balik dari RSUP NTB ke kantor BAZNAS Provinsi NTB, berharap bantuan biaya pendampingan berobat segera dicairkan untuk meringankan beban pengobatan. Namun pada Senin siang ini, untuk ketiga kalinya, mereka kembali pulang dengan tangan kosong — karena tidak ada satu pun pimpinan BAZNAS NTB yang ada di kantor.

Setiap kali mendatangi kantor BAZNAS NTB, keluarga pasien harus mengeluarkan biaya perjalanan sekitar Rp50.000. Dalam tiga kali kunjungan, total biaya yang telah dikeluarkan mencapai ratusan ribu rupiah. Padahal, bantuan yang mereka harapkan hanya berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp3 juta — jumlah yang seharusnya meringankan beban, bukan malah menambah pengeluaran.

Berkas pengajuan bantuan biaya pendampingan berobat itu sendiri sebenarnya sudah diserahkan lebih dari dua minggu yang lalu. Namun hingga kini belum ada kejelasan pencairan. Keterlambatan ini memunculkan kesan bahwa urusan warga miskin yang sedang berjuang melawan sakit justru ditempatkan sebagai prioritas paling belakang.

Baca Juga:  TERKAIT ISU PENERIMAAN TENAGA KERJA, DIREKTUR RSUD BIMA Dr. IHSAN BANTAH TEGAS: TIDAK ADA RESTU, TIDAK ADA SISTEM TERSTRUKTUR, KAMI SIAP DIAWASI SAMPAI TUNTAS

Ketiadaan pimpinan di kantor secara berulang-ulang menjadi pertanyaan besar masyarakat. Bagaimana lembaga yang dipercaya mengelola dana umat dan bertugas menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan, justru kosong melompong saat warga datang memohon pertolongan?

Keluarga pasien mempertanyakan dengan tegas: Kemana seluruh pimpinan BAZNAS NTB, sampai tidak ada satu pun yang ada di kantor untuk menerima berkas maupun menyalurkan bantuan yang sudah lama ditunggu-tunggu? Apakah lembaga ini benar-benar ada untuk umat, atau justru umat yang harus bersusah payah mengejar pelayanan yang seharusnya diberikan dengan mudah?

Masyarakat berharap pimpinan BAZNAS NTB segera hadir di kantor pada jam kerja, memberikan kejelasan pencairan bantuan, dan memperbaiki sistem pelayanan agar tidak lagi membebani warga yang sedang berduka dan sakit. Bantuan yang seharusnya meringankan, tidak boleh menjadi beban yang berlipat ganda.

“Zakat dan infak umat dipercayakan untuk meringankan beban, bukan menambah beban mereka yang sudah tertimpa musibah. Semoga BAZNAS NTB segera mendengar dan bertindak.”

Berita Terkait

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.
ALIANSI MASYARAKAT BERSATU GONCANGKAN DIKPORA DAN BKPSDM KOTA BIMA: TEGAKKAN HUKUM TERHADAP OKNUM GURU YANG JADI RENTENIR ILEGAL
ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA
BAPEKA-NTB: BERDASARKAN DATA BPJS KETENAGAKERJAAN BIMA — PT PRIBUMI CAHAYA AGUNG UTAMA HANYA BERI 2 DARI 4 PROGRAM JAMINAN SOSIAL, ANCAMAN PENUTUPAN OPERASIONAL
KETUA RT WINDRA KECEWA: LURAH TIDAK TEGAS SANKSI PENYIMPANGAN KOORDINATOR EL, SEAKAN MEMBERIKAN RUANG PENGAMBILAN JABATAN
Proyek Rp344 Juta Tanpa Papan, Lalu Ditempel di Pohon — BAPEKA-NTB: Itu Melanggar Semua Aturan.Di Sorot Pinjam Perusahaan
BAPEKA-NTB LAPORKAN DIREKTUR RSUD KOTA BIMA: DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG, PENGERUSAKAN ASET, HINGGA PENGGUNAAN DANA CSR TANPA PROSEDUR SAH
Anggota DPR Provinsi NTB dari Fraksi Partai Demokrat Abdul Rauf ST, MM Gelar Sosialisasi Dua Rancangan Perda di Kota Bima, Tekankan Pencegahan Judi Online & Perlindungan Petani — Serta Umumkan Turnamen Gaple Memperingati HUT RI Ke-81
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 11:11

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU GONCANGKAN DIKPORA DAN BKPSDM KOTA BIMA: TEGAKKAN HUKUM TERHADAP OKNUM GURU YANG JADI RENTENIR ILEGAL

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:37

BAPEKA-NTB: BERDASARKAN DATA BPJS KETENAGAKERJAAN BIMA — PT PRIBUMI CAHAYA AGUNG UTAMA HANYA BERI 2 DARI 4 PROGRAM JAMINAN SOSIAL, ANCAMAN PENUTUPAN OPERASIONAL

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:34

FIRGIAWAN, S.H. – WUJUD IMPIAN DAN PERJUANGAN, BERKAT DOA DAN PENGORBANAN ORANG TUA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:22

KETUA RT WINDRA KECEWA: LURAH TIDAK TEGAS SANKSI PENYIMPANGAN KOORDINATOR EL, SEAKAN MEMBERIKAN RUANG PENGAMBILAN JABATAN

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:48

Proyek Rp344 Juta Tanpa Papan, Lalu Ditempel di Pohon — BAPEKA-NTB: Itu Melanggar Semua Aturan.Di Sorot Pinjam Perusahaan

Berita Terbaru